Beranda Kota Tangerang Dinkes Kota Tangerang Lakukan Pemeriksaan Takjil di Pinang, Ternyata Begini Hasilnya

Dinkes Kota Tangerang Lakukan Pemeriksaan Takjil di Pinang, Ternyata Begini Hasilnya

481
0

TangerangSatu.co.id, KOTA TANGERANG – Jejeran makanan buka puasa (takjil) yang dijual di sepanjang Jalan Baru Pinang Kunciran Kelurahan Pinang Kecamatan Pinang Kota Tangerang dilakukan pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Pemeriksaan (uji petik) itu dibantu petugas Puskesmas Kunciran, Puskesmas Panunggangan dan Puskesmas Kunciran Baru, Selasa sore 27 April 2021.

Pemeriksaan itu tak melulu takjil, namun juga terhadap semua produk makanan yang di jual di sepanjang jalan tersebut. Hal itu untuk mengetahui apakah peoduk makanan yang dijual di kawasan tersebut mengandung formalin, borax atau pun bahan pewarna berbahaya.

Camat Pinang Kaonang mendampingi langsung bersama Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Kabid Kesmas Dinkes) Kota Tangerang, Harmayani.

Kaonang menegaskan, dalam pemeriksaan yang dilakukan petugas Dinkes Kota Tangerang dibantu tiga puskesmas di wilayah Kecamatan Pinang itu, bilamana diketemukan ada makanan yang menggunakan bahan berbahaya maka akan dilakukan uji laboratorium.

“Jika dari hasil pemeriksaan laboratorium ternyata positif mengandung zat berbahaya, maka para pedagangnya akan dilakukan pembinaan agar tidak menggunakan zat yang membahayakan kesehatan,” ungkap Camat Pinang Kaonang didampingi Kabid Kesmas Dinkes Kota Tangerang, Harmayani.

Jika setelah dilakukan pembinaan, sambung Camat Pinang Kaonang, membandel masih berjualan makanan memakai bahan berbahaya bagi kesehatan, maka akan ditindak tegas sesuai peraturan.

Kaonang juga mengingatkan pandemi covid’19 belum usai, maka masyarakat diminta untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kesehatan.

Kabid Kesmas Dinkes Kota Tangerang, Harmayani menjelaskan pihaknya melakukan pemeriksaan sampling makanan khususnya takjil.

Pemeriksaan makanan ini, kata Harmayani sebagai pengawasan dalam keamanan pangan masyarakat. Sehingga masyarakat Kota Tangerang dapat mengkonsumsi makanan aman bagi kesehatan.

Tuti, salah satu penjual takjil di Jalan Baru Pinang Kunciran mengatakan dirinya seneng dilakukan pemeriksaan dari Dinkes Kota Tangerang. Hal ini untuk membiktikan bahwa takjil yang dijualnya aman bagi kesehatan karena tidak menggunakan bahan berbahaya.

“Saya mah seneng aja, kan makanan kita juga dibeli. Saya ga pake pengawet atau pewarna berbahaya,” ungkap Tuti.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan Dinkes Kota Tangerang, makanan buka puasa yang dijajakan di sepanjang Jalan Baru Pinang Kunciran Kelurahan Pinang tidak diketemukan mengandung zat berbahaya.***

Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here