Kalong Wewe Gelar Operasi Tipiring, Penjual Miras Divonis Denda Rp 502 Ribu

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Meski pernah terciduk Kalong Wewe Gakumda Satpol PP dan disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang serta diganjar hukuman denda oleh hakim, namun tak membuat Afri jera menjual minuman keras (Miras). Pria ini kedapatan menjual Miras kembali di kedainya dalam operasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang 7 tahun 2005 tentang Pelarangan penjualan dan Pengedaran Minuman Beralkohol yang digelar Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP, Senin 29 April 2019.

Akibat pelanggarannya tersebut, Afri “digiring” ke Pengadilan Negeri Tangerang untuk dihadirkan dalam sidang tindak pidana ringan, Selasa 30 April 2019. Bersama Afri, jaksa Erlangga dan hakim Didit Susilo menyidangkan pula Jefri (penjual Miras) serta tujuh orang pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan di sekitaran Cimone dan Jl Benteng Jaya.

Terhadap penjual Miras, jaksa Erlangga dan hakim Didit Susilo memvonis hukuman denda masing-masing Rp 502 ribu dan subsider kurungan tiga hari. Sedangkan dua PKL diganjar hukuman dendan Rp 101 ribu subsider kurungan tiga hari, serta tiga PKL lainnya oleh hakim dikenakan hukuman denda Rp 201 ribu subsider tiga hari kurungan.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang melalui Kepala Seksi (Kasi) Penegakan, Tatang Sumantri menjelaskan operasi penegakan Perda yang dilanjutkan dengan sidang Tipring ini atas perintah Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana.

“Satpol PP Kota Tangerang rutin minimal dua kali dalam sebulan menggelar razia yang dilanjutkan dengan proses penindakan ke jenjang sidang di pengadilan negeri. Ini dilakukan agar para pelanggar merasa jera karena dipidanakan,” jelas Kasi Penegakan Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Tatang Sumantri didampingi Kasi Hubungan Antar Lembaga (Hubtarga), Ahmad Payumi dan para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Selas 30 April 2019 usai sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Tangerang.

Dalam penggerebekan kedai Miras milik Jefri, Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang mendapati puluhan botol miras disembunyikan di dalam lemari tertutup papan yang dibikin secara rapih. Jefri sangat rapih menyembunyikan Miras sehingga membuat tim tidak tahu bahwa ada Miras tersebut. Tim Kalong Wewe memeriksa tiap celah ruangan di kedai Jefri. Akhhirnya tim menemukan 37 botol miras berbagai macam jenis. Sementara Afri mengulang kesalahannya yakni masih tetap membandel menjual Miras. Di dalam warung Jefri, Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP menemukan sebanyak 24 botol Miras.

“Sementara itu Kasi Hubungan Antar Lembaga Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ahmad Payumi menambahkan, pedagang kaki lima di jalan Merdeka Cimone dan jalan Benteng Jaya (belakang Robinson) kami sterilkan karena barjualan di bahu jalan atau trotoar. Akibat adanya aktivitas PKL itu kerap menimbulkan kemacetan di tempat tersebut. Para PKL ini melanggar Perda Kota Tangerang nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. Dalam operasi Tipiring ini Bidang Gakumda Satpol PP didampingi jajaran samping dari Polres Metro Tangerang Kota.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed