Legacy Ibu Ani Yudhoyono, Berjuang dalam Relasi Keluarga

• Prof Dr Manlian Ronald A Simanjuntak ST MT DMin

Indonesia berduka pada tanggal 1 Juni 2019 pada jam 11.50 Waktu Singapura atas berpulangnya Ibu Negara Ani Yudhoyono. Berpulangnya Istri Presiden RI Keenam meninggalkan “legacy” tentang pentingnya “relasi keluarga”. Sebagai Istri Presiden RI Keenam, Ibu Ani Yudhoyono terus mengutamakan relasi keluarga dalam kehidupan seorang Pemimpin Bangsa Indonesia.

Berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono mengingatkan relasi saya dengan Alm. Bapak Taufik Kiemas yang juga sebagai Pemimpin Bangsa Indonesia. Tidak kalah penting, relasi indah juga saya kenang atas berpulangnya Mama Mertua dan Papa saya yang berpulang tahun 2018 yang lalu. Mereka adalah pemimpin keluarga yang sangat setia.

Belajar dalam “berelasi” dari hidup seorang Pemimpin sesungguhnya penuh “perjuangan”. Ketika manusia dilahirkan, manusia harus berjuang untuk dewasa. Dalam mengisi kedewasaan, manusia harus berjuang untuk berelasi. Pengalaman Ibu Ani Yudhoyono yang sama-sama berjuang seperti Mama Mertua saya menahan penyakit Leukemia (Kanker Darah), itu juga yang sesungguhnya menegur saya dan kita semua untuk memaknai hidup dan juga terus mengucap syukur kepada TUHAN YME atas penyertaanNYA dalam hidup kita semua.

Kiranya legacy Ibu Ani Yudhoyono Ibu Negara RI Keenam semakin mendewasakan RELASI INDONESIA sebagai Keluarga yang Dewasa, Mandiri dan terus Sehati Sepikir untuk mempertahankan dan membangun NKRI di masa mendatang.

Selamat Jalan Ibu Negara RI Ke-6 Ani Yudhoyono. Doa kami menyertai secara khusus untuk seluruh keluarga yang mengasihi.

• Guru Besar Universitas Pelita Harapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed