Penertiban PKL Pasar Anyar Jangan Jadi Tradisi Jelang Lebaran

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Satu hari menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Ahmad Yani, kawasan Pasar Anyar, Selasa 4 Juni 2019

Penertiban tersebut dipimpin langsung Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin. Pada kesempatan itu seperti dikutip situs berita tangerangkota.go.id, Sachrudin menjelaskan penertiban ini merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (Perda K3).

“Selain tentunya karena para pedagang tersebut sudah mengganggu kenyamanan dari para pengguna jalan,” tutur Sachrudin seraya menyampaikan banyaknya laporan masyarakat yang mengeluhkan kondisi Pasar Anyar yang kurang rapi.

Selain itu, Sachrudin juga berharap penertiban pasar ini dapat mengembalikan hak masyarakat Kota Tangerang untuk menggunakan kembali fasilitas umum.

“Saya harap dengan adanya penertiban ini masyarakat bisa kembali menggunakan hak fasilitas umumnya, ini untuk kepentingan bersama,” harapnya.

“Harus tertib semua, tidak boleh ada tenda – tenda pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar mapun jalan raya, harus kembali sesuai fungsi sebagai fasilitas umum,” paparnya.

Sementara itu pemerhati Tangerang LIVE, Yahya Suhada menegaskan Pemkot Tangerang harus tegas mengembalikan fungsi fasilitas umum sebagai mana mestinya sesuai dengan perda nomor 11 tahun 2011. Diingatkannya, Pemkot Tangerang harus mampu mengembalikan kondisi Jl Ahmad Yani dan Jl Kiasnawi sebagai jalan umum yang ramah lingkungan sesuai dengan visi misi pada program Tangerang LIVE

Pemkot Tangerang harus mampu menempatkan para pedagang ke posisinya semula, yaitu di area pasar tradisional yang ada, bukan di jalan-jalan. Jangan sampai penertiban PKL Pasar Anyar  ini hanya jadi tradisi Pemkot Tangerang jelang Lebaran. Biasanya selama dua Idul Fitri terakhir, setelah Lebaran H +7 area yang sudah ditertibkan, mulai ditempati kembali oleh para pedagang kaki lima,” ungkap Yahya Suhada.

Dikatakannya, dalam penataan kawasan Jl Ahmad Yani dan Jl Kiasnawi perlu ketegasan dan keseriusan dari Pemerintah Kota Tangerang. Kawasan tersebut, sambung Yahya harus dibenahi dan terbebas dari PKL. Ia menduga banyak oknum yang menangguk keuntungan dari menjamurnya PKL di dua ruas jalan tersebut.

“Satpol PP Kota Tangerang sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum harus sungguh-sungguh mensterilkan kawasan Jl Ahmad Yani dan Jl Kiasnawi dari jamur PKL. Semoga Kota Tangerang dapat terlihat indah, ramah lingkungan dan layak untuk dikunjungi,” ujar Yahya Suhada.***

Ateng San

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed