Komunitas Bonsai Kelapa Kini Hadir di Tangerang Raya

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Tak disangka, pohon kelapa yang umumnya tumbuh tinggi menjulang di kebun dengan daun menjuntai, kini tumbuhan berakar serabut itu bisa kerdil di pot jadi tanaman hiasan. Unik dan estetika serta sedap dipandang mata.

“Pohon kelapa yang biasanya tinggi di kebun ternyata bisa jadi pajangan di meja. Bonsai pohon kelapa ini bisa menjadi komoditas bagus,” jelas penggagas Bonsai Kelapa Tangerang Raya (BKTR), Irsan Singo Mataram di hadapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Engkos Zarkasyi, Lurah Gerendeng Nasron A Mufti dan para kader Kelompok Wanita Tani (KWT) RT 03 RW 04 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis 13 Juni 2019 saat panen pakcoy di Grenpik (Gerendeng Pinggir Kali).

Dikatakan Irsan, saat ini di wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) ada 49 orang pencinta bonsai kelapa yang tergabung dalam BKTR. Para pecinta bonsai kelapa ini, kerap mengadakan pertemuan untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman dan menyambung silaturahmi.

Diakuinya, BKTR gaungnya belum menggema di telinga masyarakat Tangerang Raya, karena komunitas ini hadir belum lama. Saat ini, sambung Irsan, pihaknya terus mensosialisasikan komunitas BKTR ke tengah masyarakat.

Dipaparkannya, merawat bonsai kelapa ini tidak sulit. Dapat dilakukan dengan mudah dan santai. Hanya saja bonsai kelapa rentan terhadap pupuk kimia. Maka itu ia hanya menggunakan pupuk kompos.

“Harga jual bonsai kelapa ini lumayan memiliki nilai ekonomi. Satu pohon yang berusia dua tahun busa mencapai harga Rp2 juta. Jadi ini adalah hobi yang bisa menghasilkan duit,” jelas Irsan Singo Mataram.

Dihibungi terpisah, salah seorang penggagas BKTR, Soni Priyadie mengatakan kehadiran komunitas ini warnai kemajemukan Tangerang yang terus menggeliat membangun ekonomi maayarakat. Di BKTR, kata Soni, para pecinta bonsai kelapa berkumpul dalam satu hobi untuk membangun Tangerang.

“Kita dipertemukan dan disatukan dalam satu hobi yang tergabung dalam komunitas BKTR. Kami akan terus perluas komunitas ini ke tengah masyarakat. Kami yakin, ini adalah hobi yang unik namun mudah. Bonsai kelapa ini penuh estetika,” jelas Soni Piyadie.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed