Satpol PP Kota Tangerang Hadirkan 32 PKL ke Sidang Tipiring

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Satpol PP Kota Tangerang melakukan gebrakan penegakan Peraturan Daerah (Perda) terhadap para pedagang kaki lima. Sebanyak 32 pedagang kaki lima (PKL) diajukan ke meja sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa 2 Juli 2019. Para PKL tersebut terkena penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2018 Tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat yang dilakukan oleh Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Bidgakumda Satpol PP) Kota Tangerang.

Para PKL ini berjualan di tempat yang dilarang yakni, di badan jalan, di trotoar, di atas saluran air dan tempat yang dapat mengganggu ketertiban umum lainnya. Mereka terjaring penegakan Perda oleh Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang di wilayah Jl Imam Bonjol Kecamatan Cibodas dan Jl Sutopo Kecamatan Tangerang.

Para PKL yang dihadirkan dalam sidang Tipiring tersebut, oleh jaksa Gozali dan hakim Gatot dikenakan hukuman denda masing-masing Rp 100 ribu atau kurungan 14 hari. Dalam sidang tersebut, hakim Gatot menanyakan kepada para PKL, apakah mau bayar denda atau kurungan? Para PKL yang disidang menjawab memilih bayar denda Rp 100 ribu kepada negara.

Kepala Bidang (Kabid) Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan dalam penegakan Perda pihaknya berupaya membawa pelanggar ke sidang Tipiring. Hal ini, kata Kaonang agar tindakan penegakan Perda yang dilakukan Bidang Gakumda mempunyai kekuatan hukum tetap yang diputuskan oleh pengadilan.

“Kami upayakan maksimal para pelanggar Perda untuk disidangkan di Pengadilan Negeri atas pelanggarannya. Telah banyak yang kami hadirkan ke persidangan. Tak hanya PKL, kami juga menindak bangunan tak miliki ijin mendirikan bangunan, penjual minuman keras tak berijin, prostitusi dan mengenai limbah,” jelas Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang.

Diungkapkan Kaonang, bila mereka yang telah lebih dari tiga kali terkena Tipiring, maka tempat usahanya akan dilakukan penyegelan. Hal ini dilakukan Bidang Gakumda Satpol PP agar menimbulkan efek jera terhadap masyarakat yang melanggar Perda.

Penegakan Perda Selasa (2/7) itu dipimpin langsung Kabid Gakumda Satpol PP, Kaonang didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Tatang Sumantri dan Kasi Hubungan Antar Lembaga Ahmad Payumi, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Gakumda serta didukung unsur Polres Metro Tangerang Kota.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed