Kapok Digrebek Kalong Wewe, Jefrinaldi Stop Jual Miras

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Setelah disegel tempat usahanya oleh Kalong Wewe Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, akhirnya Jefrinaldi pemilik kedai minuman keras (miras) di Jl M Toha RT 02 RW 01 Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang kapok jual miras. Jefrinaldi membuat surat pernyataan di atas materai yang menyatakan tidak akan mengulangi menjual miras.

Jefrinaldi menandatangani surat pernyataan itu setelah dilakukan musyawarah antara pihak Satpol PP dengan dirinya yang disaksikan pihak kelurahan Nambo Jaya, Ketua RW dan RT setempat. Musyawarah tersebut digelar di ruang aula Satpol PP Kota Tangerang, Jl Daan Mogot, Kamis 4 Juli 2019.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang Kaonang, Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga (Kasi Hubtarga) Ahmad Payumi, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Gakumda Saprudin, staf Kelurahan Nambo Jaya Mat Yatim, Ketua RW 01 Kelurahan Nambo Jaya Suhanda dan Ketua RT 02/01 Nambo Jaya Uci Sanusi serta pemilik kedai Jefrinaldi.

Jefrinaldi, pemilik kedai tersebut membuat pernyataan tidak akan menjual miras kembali. Bila mana dirinya mengulangi perbuatan tersebut, maka ia akan diproses hukum sesuai Perda yang berlaku di Kota Tangerang.

Ketua RW 01 Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Suhanda mengaku sangat mengapresiasi sikap yang dilakukan pemilik kedai miras tersebut. Menurutnya, Jefrinaldi telah menyadari aktivitas usahanya itu menimbulkan keresahan warga dan melanggar Perda.

“Saya sangat setuju adanya musyawarah ini. Di lingkungan kami kini sedang digalakkan kepada masyarakat mengenai anti minuman alkohol. Pak lurah memerintahkan semua warga untuk mengontrol lingkungannya. Musyawarah ini sangat bagus,” jelas Ketua RW 01Kelurahan Nambo Jaya, Suhanda yang didampingi Ketua RT 01/02 Kelurahan Nambo Jaya, Uci Sanusi.

Mat Yatim staf pelayanan Kelurahan Nambo Jaya yang hadir menjadi saksi dalam musyawarah tersebut mengatakan pihak kelurahan sangat mengapresiasi sikap Jefrinaldi yang telah membuat pernyataan untuk tidak menjual miras. Kesadaran Jefrinaldi untuk tidak menjual miras sangat didukung warga setempat.

“Sebelumnya warga sangat resah adanya kedai miras itu. Kini Jefrinaldi sebagai pemilik kedai telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang dilarang agama dan melanggar Perda,” jelas Mat Yatim.

Setelah Jefrinaldi menandatangani surat pernyataan tersebut, maka kedai jamu yang disegel Bidang Gakumda Satpol PP hari itu juga langsung dicopot oleh Tim Kalong Wewe. Maka dengan demikian Jefrinaldi dapat membuka usahanya kembali namun tanpa menjual miras.

Ketua Komunitas Anti Minuman Beralkohol A-0, Ade Budiarsa Sastrawinata menandaskan pihaknya sangat mengapresiasi kerja Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang yang telah menindak tegas pemilik kedai miras di seluruh Kota Tangerang. Tindakan tegas ini agar mereka jera dan tidak mengedarkan/menjual miras di Kota Tangerang.

“Sebagai Kota Akhlakul Karimah tentunya alkohol tidak memiliki tempat di sini. Hal ini penting agar generasi muda dapat terhindar dari bahaya minuman beralkohol,” ujar Ade Budiarsa Sastrawinata.***

• Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed