Membandel Jual Miras, Kedai Apri Disegel Kalong Wewe

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Kendati sudah dua kali diseret ke Pengadilan Negeri Tangerang dihadirkan dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) dan digrebek Kalong Wewe Gakumda sebanyak tiga kali, ternyata tidak membuat Apri jera untuk menjual minuman keras di kedai jamu miliknya. Selang dua hari setelah digrebek Kalong Wewe Gakumda, Jumat pagi 5 Juli 2019 Apri kedapatan kembali di kedainya menjual miras, ia membangkang.

Tim Kalong Wewe mendapati miras milik Apri tak hanya di kedai di Jl Iskandar Muda Kelurahan Kedaung Baru Kecamatan Neglasari, di rumah kontrakannya yang tak jauh dari kedai pun ditemukan beberapa kardus minuman haram yang merusak masyarakat tersebut. Penggrebekan dan penyitaan miras oleh Kalong Wewe tak membuat Apri kapok.

“Kepada kami Apri mengaku kalo ga jualan miras, keluarganya ga makan. Saya tegaskan kepada dia, masih banyak usaha yang halal dan baik. Sampai kapan pun kalau masih jualan miras di Kota Tangerang maka akan diberantas,” jelas Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang SSos MM, Jumat pagi 5 Juli 2019 usai penggrebekan dan penyegelan kedai miras milik Apri.

Ditambahkan Kaonang, penjual miras Apri ini sudah empat kali digrebek dan dua kali disidangkan dalam sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Tangerang. Apri tetap membandel dan membangkang. Ia terus menjual miras tanpa ijin.

“Jumat pagi ini, Apri kami tindak tegas. Kios tempat jualan miras kami segel karena sudah empat kali digrebek kedapatan jual miras di kedainya. Aktivitas usaha Apri ini melanggar Perda 7/2005 tentang Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol dan Perda 8/2018 tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat,” ungkap Kaonang.

Lebih jauh Kabid Gakumda Satpol PP menerangkan, dampak dari miras ini sangat berbahaya dan merusak moral maayarakat. Tak sedikit pelaku tindak kejahatan karena pengaruh dari miras. Bukan hanya itu, anak usia sekolah pun banyak yang rusak akibat mengkonsumsi miras.

Ketua Komunitas Anti Minuman Beralkohol A-0, Ade Budiarsa Sastrawinata menandaskan pihaknya sangat mengapresiasi kerja Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang yang telah menindak tegas pemilik kedai miras di seluruh Kota Tangerang. Tindakan tegas ini agar mereka jera dan tidak mengedarkan/menjual miras di Kota Tangerang.

“Sebagai Kota Akhlakul Karimah tentunya alkohol tidak memiliki tempat di sini. Hal ini penting agar generasi muda dapat terhindar dari bahaya minuman beralkohol,” ujar Ade Budiarsa Sastrawinata.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed