Gerebek Kios Kosmetik, Kalong Wewe Sita 4.395 Pil Tramadol, Excimer dan Alprazolam

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Sebanyak 4.395 butir pil tramadol, excimer dan alprazolam berhasil disita Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang dalam penggerebekan operasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, Senin pagi 8 Juli 2019. Obat tergolong keras itu dijual bebas di kios kosmetik yang dikelola Faizal, Furqon, M Irwan, M Nur, M Rizky dan Kamal Sari di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

Operasi obat keras itu dipimpin langsung Kepala Bidang Penegakan Produk Hukim Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Tatang Sumantri, Kasi Hubungan Antar Lembaga (Hubtarga) Ahmad Payumi, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Gakumda dan unsur Polres Metro Tangerang Kota. Operasi menyisir wilayah permukiman warga, diawali dari Kelurahan Selapajang Kecamatan Neglasari, Kelurahan Bayur Kecamatan Periuk, Jl M Toha Samping Panarub Kecamatan Karawaci, Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci dan di Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh.

“Hari ini Kalong Wewe Gakumda melakukan penegakan Perda 8/2018. Yakni para penjual obat keras tanpa ijin yang berkedok kios kosmetik. Obat keras yang mereka jual itu dikemas dalam kantong plastik kecil berisi delapan tablet dengan harga Rp10 ribu per kantong. Mereka yang membeli obat ini digunakan untuk teler. Konsumennya banyak anak usia sekolah,” jelas Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang di sela giat tersebut.

Diungkapkan Kaonang, banyak warga terutama dari kalangan orang tua mengeluhkan maraknya peredaran obat keras yang digunakan para remaja. Obat-obat ini mudah didapat karena banyak dijual bebas di kios kosmetik dan harganya pun sangat murah. Kios penjual obat keras tersebut kini banyak ditemukan di wilayah pemukiman.

“Kami harap masyarakat untuk peka terhadap kios kosmetik. Bila ada kios demikian banyak didatangi remaja atau anak muda, patut diwaspadai. Sebaiknya masyarakat segera melaporkan ke Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, nanti kami yang akan bergerak menindaknya dan akan kami proses secara hukum,” jelas kaonang.

Ditambahkan Kaonang, para pengelola kios kosmetik yang menjual pil tramadol, exylcimer, alprazolam selanjutnya digiring ke kantor Satpol PP Kota Tangerang. Mereka didata dan diberi penjelasan bahwa aktivitas usahanya menjual obat keras tanpa ijin itu banyak merusak generasi bangsa. Mereka juga ditegqskan bahwa usahanya melanggar Perda Kota Tangerang 8/2018.

“Hari ini saudara didata. Nanti saudara akan kami panggil untuk menghadiri sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Tangerang. Saudara dituntut pidana ringan. Sanksinya nanti hakim yang memutuskan dalam persidangan. Ingat, saudara harus hadir dalam persidangan,” tegas Kaonang kepada para pengelola kios penjual pil yang dikategorikan keras.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed