Dijadikan Tempat Pelacuran, Pengelola Wisma PKPN Dipanggil Satpol PP

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Pengelola wisma PKPN di Jl Aria Santika, Kelurahan Pabuaran Kecamatan Karawaci dipangil Tim Kalong Wewe Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Senin 15 Juli 2019. Pemanggilan itu terkait kamar penginapan wisma tersebut kerap dijadikan ajang praktek pelacuran.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang menjelaskan, sebelumnya Tim Kalong Wewe telah melakukan Penegakan Perda 8 tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran pada Jumat malam 6 juli 2019.

Dalam penegakan Perda tersebut, Tim Kalong Wewe berhasil menciduk dua orang pelacur tengah melayani pria hidung di kamar wisma PKPN.

Dari penegakan di wisma PKPN tersebut, kata Kaonang didapati dua wanita pekerja seks komersial (PSK) tengah asyik berhubungan badan dengan pria hidung belang. Satu PSK diamankan di wisma PKPN dan satu orang lagi melarikan diri.

“Barang milik PSK yang melarikan diri kami amankan. Dari identitas serta handphone milik wanita itu teridentifikasi bahwa yang bersangkutan pernah kita kirim ke panti rehabilitasi di Pasar Rebo, Jakarta Timut sehingga,” jelas Kaonang, Rabu pagi 17 Juli 2019.

Berdasarkan hal tersebut, sambung Kaonang maka dilakukan pemanggilan pengelola wisma PKPN guna membuat surat pernyataan atas dasar pembiaran praktek pelacuran di wisma yang dikelolanya dan untuk tidak terulang lagi.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kaonang, dari pertemuan Senin (15/7) pengelola wisma PKNPN yang diwakili oleh Asep Syadullah sudah membuat surat pernyataan bermaterai menyatakan bahwa yang bersangkutan benar telah terbukti memfasilitasi untuk praktik prostitusi dan siap dilakukan penyegelan wisma PKPN bila mengulang lagi memfasilitasi PSK.***

Ateng San | Yahya Suhada

You may have missed