Setelah Kios Disegel Kalong Wewe, Afri Janji Berhenti Jual Miras

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Setelah dilakukan penyegelan selama lima bulan oleh Tim Kalong Wewe Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, kedai minuman keras (Miras) milik Afri di Jl Iskandar Muda Kelurahan Jurumudi Baru Kecamatan Benda akhirnya dibuka, Kamis 18 Juli 2019. Pencopotan segel kedai miras milik Afri tersebut setelah yang bersangkutan membuat surat pernyataan di atas materi berjanji tidak akan mengulangi berdagang miras.

“Pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 pukul 8.30 wib Bidang Gakumda melakukan rapat pertemuan dan membuat kesepakatan bersama dengan pihak kelurahan, ketua RW setempat, ketua RT setempat, pemilik ruko dan pihak penyewa ruko – Afri. Dari pertemuan tersebut yang Afri berjanji untuk mengubah usaha dan tidak berjualan minuman beralkohol lagi,” jelas Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kavid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang SSos MM kepada TangerangSatu.co.id, Kamis petang 18 Juli 2019.

Lebih lanjut Kaonang menjelaskan, apabila Afri melanggar dari perjanjian yang telah di buat, yang bersangkutan bersedia untuk diambil tindakan tegas dan dibawa ke jalur hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku di Kota Tangerang, segel permanen sampai
kontrak habis.

Atas kesediaan Afri tidak akan menjual miras kembali itu, mendapat dukungan penuh dari pihak Kelurahan Jurumudi Baru, RT dan RW. Pihak kelurahan dan pengurus lingkungan beserta warga setempat sangat berterima kasih terhadap penindakan tegas oleh Tim Kalong Wewe Gakumda terhadap penjual miras.

Pasalnya, sebelum disegel warung miras tersebut sudah sangat meresahkan warga. Keresahan warga itu lalu dilaporkan kepada Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang untuk menindak tegas penjual miras.

Sebelum alih usaha maka seluruh isi kios dikeluarkan termasuk jamu-jamu sebagai modus jualan miras oleh di Afri. Kios bekas kedai miras itu diganti untuk usaha berjualan kaos kaki dan lain-lain.

“Sebelumnya, kedai miras yang berkedok kios jamu tersebut sudah pernah di sidangkan Tipiring oleh Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang dalam penegakan Perda 7 tahun 2005 tentang Pelarangan Pengedaran dan Minuman Beralkohol. Setelah itu dilakukan penggerebekan kembali dan ternyata masih berjualan miras. Maka dilakukan penyegelan oleh Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang,” jelas Kaonang.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed