Pertina Kota Tangerang Patungan Biayai Atlit ke Kejurnas Tinju di Medan

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Untuk keberangkatan kontingen tinju Banten ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Yunior dan Youth 25 – 31 Agustus 2019 di Medan, Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Banten membuat surat kepada Pengcab masing-masing daerah mohon yang ingin berpartisipasi menyiapkan biaya sendiri.

Sekretaris Umum Pengprov Pertina Banten, Warta Ginting menegaskan hal itu kemarin di Sekreatriat Koni Kota Tangerang. Dikatakan Warta Ginting, Kota Tangerang akan menyertakan satu atlit tinju untuk memperkuat Banten dalam Kejurnas di Medan.

Diungkapkannya pula, hasil pertemuan Ketua Pengprov Pertina, Verry Yugangga dengan Koni Banten saat ini Koni Banten tengah mencurahkan konsentrasi untuk persiapan atlit Pra PON.

Sementara itu Ketua Pertina Kota Tangerang, Kaonang mengatakan Pertina Kota Tangerang tidak ada anggaran. Kejurnas ini, terang Kaonang ranah Provinsi Banten, bukan Kota Tangerang. Kota Tangerang, hanya menyediakan atlit.

“Namun demikian kita bukan mencari siapa yang salah, siapa yang benar. Yang jelas ini atlit Kota Tangerang. Maka saya perintahkan seluruh pengurus Pertina Kota Tangerang, ayo patungan men-suport atlit kita untuk maju. Saya dapat sinyal dari Koni Kota Tangerang bahwa Koni Kota pun ikut membantu,” ungkap Kaonang.

Ditambahkannya, kedewasaan menghadapi situasi seperti ini menjadi penting. Ia meyakini semua pihak ingin membesarkan tinju. Dikatakan Kaonang, bila kita hanya bicara teranggarkan atau tidak, ini menjadi sulit. Sesubgguhnya Kejurnas Youth ini ada potensi untuk di-suport.

“Kita mencoba membantu dari sepatu, tiket. Pada prinsipinya Pertina Kota Tangerang akan membantu atlit kita yang membawa nama Provinsi Banten untuk Kejurnas yunior dan youth di Medan. Kesadaran kita bersama untuk membesarkan tinju Kota Tangerang menjadi lebih penting. Kita baru saja selesai menyelenggarakan Kejurda. Kita curahkan tenaga dan fikiran untuk kemajuan tinju Kota Tangerang. Tanpa ikut kejuaraan, sulit mengukur prestasi pentinju kita,” papar Kaonang yang juga Ketua Ikatan Alumni Stisip Yuppentek.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed