PTA Syafana Islamic School Gelar Humanity Concert Hadirkan Sabyan dan Opick

TangerangSatu.co.id KABUPATEN TANGERANG – Parent and Teacher Association (PTA) Syafana Islamic School menggandeng Solidaritas Persuadaraan Muslim (SPM) menggelar konser kemanusiaan — humanity concert — yang menghadirkan kelompok musik gambus Sabyan dan Opick di kampus BSD Jl Lengkong Kiyai, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 31 Agustus 2019. Humanity concert ini untuk menggalang dana bagi Palestina.

Managing Director of Syafana Islamic School, Nanang Firdaus Masduki menjelaskan sesungguhnya kegiatan donasi ini sudah berjalan 14 tahun. Namun baru kali ini diselenggarakan dengan cara konser amal untuk kemanusiaan. Persiapan konser kemanusiaan yang menghadirkan penyanyi religi Sabyan dan Opick ini kurang dari dua pekan.

“Bicara Palestina adalah soal kemanusiaan. Dimana jaman modern ini mereka belum dapat dan belum menikmati kemerdekaan. Bicara Palestina adalah kesamaan hak. Palestina negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia 74 tahun lalu. Ini adalah bagian dari rasa kemanusiaan dan kepedulian kita,” terang Managing Director of Syafana Islamic School, Nanang Firdaus Masduki.

Dijelaskannya lebih lanjut, ada tiga kota suci yang harus dijaga umat Islam yakni Makkah, Madinah dan Alquds. Kini Alquds ini hampir lepas dari genggaman Palestina. Kita harus mengajarkan kepada anak-anak agar Alquds kembali ke genggaman kita umat Islam.

Camat Pagedangan, Dadan Gandana dalam sambutannya mengatakan Syafana Islamic School tidak salah bertempat di kampungnya ulama yakni Lengkong Kiyai. Pusat kaligrafi internasional, sambung Camat Pagedangan yakni di Lengkong Kiyai ini.

“Sangat sayang bila Lengkong kiyai dilewatkan. Lengkong Kiyai ini sama seperti mottonya Syafana Islamic School, yakni mencetak pemimpin masa depan,” kata Camat Dadan Gandana.

Dadan Gandan mengaku sangat apresiasi terhadap semua yang terlibat dalam pelaksanaan humanity concert untuk Palestina tersebut. Sumbangsih seluruh yang terlibat dan berperan memberikan donasi dalam konser kemanusiaan ini menjadi ibadah.

“Konser ini mengedukasi kita kepada anak-anak untuk memiliki rasa peduli kemanusiaan utamanya umat Muslim. Kita berharap kegiatan ini mrmbantu mengurangi beban saudara kita di Palestina,” papar Camat Pagedangan, Dadan Gandan.

Sementara Presiden Sahabat Palestina Memanggil (SPM) Amrozi M Rais mengungkapkan penderitaan yang dialami Palestina berbeda dengan yang terjadi di tanah air. Di Palestina korbannya itu dirancang oleh manusia yang tidak suka terhadap bangsa Palestina yaitu Israel.

Di tanah air, ujar Amrozi M Rais bencana itu ada yang tangani yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di Palestina tidak ada lembaga yang menangani itu.

“Hari ini rakyat Palestina sudah mengorbankan jiwanya untuk membela qiblat pertama umat Muslim yaitu Masjidil Aqsha. Kepedulian kita terhadap mereka bukan lah sunah, melainkan wajib. kalau saja tidak ada orang Palestina, Masjidil Aqsha sudah dirobohkan oleh Zionis Israel. Kita peduli terhadap Palestina,” papar Presiden SPM, Amrozi M Rais.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed