Ormas Makassar Apel Kebangsaan, Ini Tujuh Poin Deklarasi Damai untuk Papua

TangerangSatu.co.id MAKASSAR- Pemerintah Kota Makassar bersama elemen masyarakat, menggelar Apel Kebangsaan.

Apel kebangsaan diadakan di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Senin (2/9/2019) siang.

Elemen masyarakat yang hadir yakni organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Kota Makassar, OPD Kota Makassar, Ormas, dan warga Makassar.

Apel kebangsaan bertema “Dari Makassar untuk Indonesia Damai”

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memimpin apel kebangsaan dan pembacaan deklarasi.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar, Christopher Aviary, memandu para ormas dan OKP untuk deklarasi Makassar Damai untuk Indonesia.

Adapun isi deklarasi:

a. Menyerukan kepada seluruh masyarakat Kota Makassar untuk menjaga persatuan dan soliditas umat dalam menciptakan suasana kondusif dan stabilitas Kamtibmas di wilayah masing – masing.

b. Mendukung sepenuhnya upaya aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan mengamankan oknum – oknum yang berusaha untuk terus melakukan provokasi antara elemen – elemen anak bangsa yang dapat menciptakan konflik horizontal.

c. Menghimbau kepada umat dan elemen bangsa untuk tidak mudah terpengaruh upaya provokatif dan senantiasa bersikap arif dalam menerima dan menyebarkan informasi kepada siapapun juga, terhindar dari upaya pembenturan antara elemen anak bangsa.

d. Mendukung Pemerintah Pusat agar segera mengkonsolidasikan dan memberikan pernyataan tegas, agar tokoh – tokoh yang ada di Papua Barat dan Papua, serta seluruh elemen anak bangsa agar kondisi Papua Barat dan Papua dapat segera terkendali, dan senantiasa untuk kembali menciptakan suasana Persaudaraan yang harmonis di kalangan anak bangsa.

e. Mendorong Pemerintah dan aparat hukum untuk segera bertindak profesional dan proporsional terhadap oknum – oknum provokator dengan adil dan konsisten sesuai perundang – undangan hukum yang berlaku, terkhusus kepada oknum-oknum yang secara lantang menolak eksistensi dan kedaulatan NKRI.

f. Menghimbau kepada seluruh komponen media elektronik, online, dan cetak agar senantiasa memberitakan peristiwa ini secara benar, adil, dan penuh hikmah serta kebijaksanaan, sehingga dapat menciptakan kondusifitas dan Kamtibmas di wilayah NKRI.

g. Menghimbau kepada seluruh komponen bangsa untuk senantiasa menjaga keutuhan NKRI dan sandarkan diri kepada Ilahi Robbi, permantap ibadah serta tawakkal kepada Allah SWT.***

• Ateng San

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed