Beruang Hitam Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Kembali Segel Menara BTS

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Satu lagi, bangunan menara base transceiver station (BTS) milik operator telepon seluler disegel Tim Beruang Hitam Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Jumat 20 September 2019. Bangunan menara BTS tersebut disegel lantaran tak memiliki ijin dari Pemerintah Kota Tangerang.

“Bangunan menara BTS yang kami segel berlokasi di Jalan Taruna RT 002/04 Kelurahan Bojong Jaya Kecamatan Karawaci. Saat penyegelan di lokasi kami didampingi oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta staf Bidang Gakumda,” jelas Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang SSos MM kepada TangerangSatu.co.id, Jumat petang 20 September 2019 usai pelaksanaan penyegelan tersebut.

Diungkapkan Kaonang, penyegelan menara BTS tersebut berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Tim Beruang Hitam Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang. Bangunan menara BTS tersebut melanggar enam peraturan daerah (Perda).

Disebutkannya, yakni Perda nomor 17 tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan Tertentu, Perda nomor 3 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung, Perda nomor 6 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang, Perda nomor 8 tahun tentang Pajak Daerah, Perda nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat serta Perda nomor 19 tahun 2015 tentang Penataan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi Bersama.

Diungkapkan Kaonang, Tim Beruang Hitam Gakumda Satpol PP Kota Tangerang sudah menginfokan kepada pihak yang mengerjakan proyek pembangunan menara BTS itu untuk segera mengurus perizinannya. Segel akan dibuka oleh PPNS Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang apabila yang bersangkutan sudah bisa menunjukkan izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kota Tangerang.

“Ini bentuk keseriusan Satpol PP Kota Tangerang dalam penegakan Perda untuk menertibkan tower telekomunikasi yang dibangun tanpa ijin dari Pemerintah Kota Tangerang. Kami harap para pihak yang melakukan pembangunan saran bidang usaha hendaknya mentaati aturan yang berlaku di Kota Tangerang,” jelas Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang didampingi Kasi Penegakan Tatang Sumantri, Kasi Hubtarga Ahmad Payumi dan PPNS Bidang Gakumda.

Sementara itu Pemerhati Tangerang LIVE, Yahya Suhada mengatakan sebagai kota layak investasi, Kota Tangerang sangat terbuka kepada para investor untuk melakukan aktivitas usahanya di daerah ini. Namun dalam berinvestasi di Kota Tangerang wajib mentaati dan mematuhi segala peratutan yang berlaku di daerah ini.

Yahya Suhada mengingatkan kepada para pemodal hendaknya jadi pelaku usaha jangan bermain kotor menabrak atau mengabaikan peraturan yang berlaku di Kota Tangerang. Segala bentuk pembayaran resmi dalam mengurus perijinan dan pajak, ungkap Yahya Suhada semua disetor ke kas daerah untuk pembiayaan pembangunan Kota Tangerang.***

Ateng San

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed