Studi Komparatif ke Kota Tangerang, Satpol PP Bangka Tengah Berkunjung ke Gakumda

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Satpol PP Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan studi komparatif ke Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Jumat 4 Oktober 2019.

Sebanyak tiga personil Satpol PP Kabupaten Bangka Belitung yang dipimpin Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid PPHD) Waryudi didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penyidik dan Penyelidikan serta Kasi Petugas Tindak Internal (PTI) Tommi diterima oleh Kasi Penegakan Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Tatang Sumantri, Kasi Hubungan Antar Lembaga (Hubtarga) Ahmad Payumi serta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Saprudin dan M Taofik.

Kabid PPHD Satpol PP Bangka Tengah menjelaskan bahwa pihaknya sengaja melakukan studi komparatif ke Kota Tangerang karena mengetahui banyak kegiatan penegakan Perda dan Perwal yang dilakukan Satpol PP Kota Tangerang.

Informasi mengenai kegiatan penegakan perda serta penindakan yamg dilakukan Satpol PP Kota Tangerang itu, menurut Waryudi diperoleh dari pemberitaan media online dan tayangan youtube.

“Kami dari Satpol PP Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung sengaja berkunjung ke Satpol PP Kota Tangerang untuk melakukan studi komparatif. Kami ingin lebih tahu banyak mengenai penegakan perda dan penindakannya yang sudah banyak dilakukan Satpol PP Kota Tangerang. Kami mendengar penjelasan dari para Kasi dan penyidik di Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang mengenai upaya penindakan terhadap pelanggar produk hukum daerah,” jelas Kabid PPHD Satpol PP Bangka Tengah, Waryudi.

Kasi Penegakan Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Tatang Sumantri menjelaskan sesuai tugas pokok dan fungsi pihaknya rutin menggelar giat penegakan disertai penindakan terhadap pelanggar Perda dan Perwal. Dalam melaksanakan tugas penegakan, kata Tatang Sumantri pihaknya selalu menyertakan PPNS yang kemudian dilengkapi dengan berita acara.

Ditambahkan Tatang Sumantri, dalam melakukan penegakan, kendati jumlah personil Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang relatif minim namun mampu melaksanakan tugas dengan maksimal. Kepada tamu dari Satpol PP Bangka Tengah, Tatang Sumantri menunjukkan berita di media massa hasil penegakan Perda yang dilakukan Gakumda.

Dalam berita koran itu disebutkan “Bekas Kedai Miras Kini Jadi Usaha Kuliner“. Kedai miras itu tutup setelah disegel oleh Bidang Gakumda kemudia beralih komoditas kuliner.

Kasi Hubtarga, Ahmad Payumi mengungkapkan ada tiga dalam Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang ketika menjalankan tugas penegakan. Disebutkannya, Tim Kalong Wewe, Tim Beruang Hitam dan Tim Paku Bumi.

“Tim Kalong Wèwe yakni yang melakukan penegakan terhadap pelanggaran Perda larangan penjualan miras dan Perda larangan pelacuran. Tim Beruang Hitam yaitu yang melakukan penindakan terhadap papan reklame dan menara telepon seluler yang melanggar Perda. Sedangkan Tim Paku Bumi spesialis penindakan terhadap bangunan yang tak memiliki ijin,” jelas Kasi Hubtarga Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ahmad Payumi.

Dalam studi komparatif itu, Satpol PP Kabupaten Bangka Tengah merasa kagum terhadap sidang tindak pidana ringan (Tipiring) yang digelar tiap bulan dan mengajukan tersidang dalam jumlah mencapai puluhan setiap sidangnya. Mengenai pelaksanaan Tipiring ini, Satpol PP Bangka Tengah menerima penjelasan secara gamblang dari Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang.

“Kami akan meniru Tipiring dari Kota Tangerang. Kami akan melakukan koordinasi dengan Polres, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri untuk melakukan Tipiring. Selama ini kami baru satu kali menģgelar Tipiring, yakni soal prostitusi. Hasil studi komparatif ini akan kami kaji kemudian untuk terapkan di Bangka Tengah,” jelas Kabid PPDH Satpol PP Kabupaten Bangka Tengah, Waryudi.

Sementara itu dihubungi terpisah Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang yang berada di luar Kota Tangerang menjelaskan kehadiran Satpol PP Kabupaten Bangka Tengah yang melakukan kunjungan studi komparatif ke Kota Tangerang ini bukti bahwa Satpol PP Kota Tangerang mendapat apresiasi dari wilayah lain. Mereka datang ke Satpol PP Kota Tangerang untuk belajar penegakan Perda.

“Pemberitaan melalui media online dan tayangan youtube sebagai salah satu komunikasi kami kepada masyarakat Kota Tangerang mengenai apa saja yang telah kami lakukan. Pada prinsipnya kita ini bekerja digaji dari uang rakyat. Kita bekerja harus sesuai tupoksi walaupun kami sangat sadar masih jauh dari sempurna. Dari pemberitaan media online manfaatnya banyak yang studi komparatif dengan kita. Kami juga terus belajar inovatif dalam pelaksanaan tupoksi,” papar Kaonang yang diterima melalui pesan whatsapp.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed