Paku Bumi Gakumda Segel Enam Unit Bangunan

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Enam unit bangunan disegel Tim Paku Bumi Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, dalam satu pekan terakhir ini. Enam bangunan yang disegel Tim Paku Bumi tersebut masing-masing dua unit berada di wilayah Kecamatan Cibodas, dua unit di Kecamatan Karawaci, satu unit di Kecamatan Benda dan satu unit di Kecamatan Cipondoh.

“Bangunan-bangunan yang kami segel tersebut melanggar Perda 17/2011tentang Retribusi Perijinan Tertentu, Perda 3 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung, Perda 6/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang dan Perda 8 2018 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat,” papar Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang SSos MM, Kamis 10 Oktober 2019.

Dikatakan Kaonang, penindakan penyegelan bangunan yang melanggar Perda itu berdasarkan surat perintah Kepala Satpol PP Kota Tangeran, Agus Henra Fitràhyana kepada Bidang Gakumda. Menurut Kaonang, Bidang Gakumda melaksanakan tugas tersebut berdasarkan surat perintah dari pimpinan Satpol PP Kota Tangerang.

“Sebagai garda terdepan dalam penegakan Perda, Perwal dan produk hukum daerah lainnya, Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang terus-menerus dan konsisten melakukan penegakan Perda dan Perwal agar Kota Tangerang lebih tertib,” ungkap Kaonang dalam penjelasannya didampingi Kasi Hubtarga Ahmad Payumi, Kasi Penegakan Tatang Sumantri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Gakumda dan staf.

Diungapkan Kaonang, pihaknya sudah mengarahkan kepada pekerja dan pemilik bangunan agar tidak mencopot papan segel sampai dengan IMB terbit. Apabila melanggar ketentuan itu, maka Tim Paku Bumi tidak segan untuk melakukan tindakan tegas.

“Tim Paku Bumi juga sudah mengarahkan kepada pemilik bangunan untuk segera mengurus IMB. Bila sudah terbit ijinnya, maka segel akan di buka kembali,” tegas Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang.****

Ateng San | Ateng Yahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed