Suhendar di Posisi Atas Google Trends untuk Bacalon Walikota Tangsel 2020

Kemarin (22 Oktober 2019), Tim Kampanye Suhendar melakukan penelitian terhadap minat yang berkembang di pengguna internet dalam kaitannya dengan Pilkada Tangerang Selatan 2020 berdasarkan Google Trends. Penelusuran Google Trends ini dibuat menjadi empat kelompok sampel nama pada kurun waktu maksimal 12 bulan terakhir dan jarak terdekat 7 hari terakhir s/d 22 Oktober 2019.

Pemilihan nama sebagai sampel dilakukan terhadap 15 nama bakal calon Wali Kota Tangsel. Dari total itu, Google Trends hanya memiliki data kuat terhadap 7 sampel nama, yakni Suhendar, Fahd Pahdepi, Benyamin Davnie, Siti Nur Azizah, Ade Irawan, Andiara Aprilia Hikmat, dan Isyana Bagoes Oka.

Untuk kelompok sampel pertama, kami memasukkan nama Suhendar, Fahd Pahdepi, Benyamin Davnie, Siti Nur Azizah, dan Ade Irawan. Hasilnya, intensitas pengguna internet di wilayah Banten dan sekitarnya telah menempatkan nama Suhendar di posisi teratas untuk seluruh kategori waktu, diantarnya 12 bulan terakhir, 90 hari terakhir, 30 hari terakhir, hingga 7 hari terakhir.

Fahd Pahdepi merupakan sampel nama yang stabil di posisi kedua untuk seluruh periode waktu itu. Sementara yang lainnya mengalami peningkatan dan penurunan pada beberapa periode waktu.

Untuk lokasi pencarian nama itu, hanya Suhendar yang dicari oleh pengguna internet dari wilayah Tangerang dan Kota Tangsel. Sementara sampel nama Fahd Pahdepi dan Ade Irawan dicari oleh pengguna internet dari wilayah Jakarta. Lalu untuk nama Siti Azizah dan Benyamin Davnie, Google tidak memiliki cukup data untuk memetakan wilayah pencarian terhadap kedua nama tersebut.

Kelompok sampel kedua adalah nama tokoh perempuan yang pernah disebut-sebut bakal maju di Pilkada Kota Tangsel, yakni Siti Nur Azizah, Andiara Aprilia Hikmat, dan Isyana Bagoes Oka. Pada periode waktu 12 bulan terakhir, nama Isyana berada di posisi pertama, Andiara kedua, dan Azizah terakhir.

Grafik Azizah mulai naik pada periode 90 hari terakhir. Dua nama lainnya tenggelam. Namun pada kurun waktu 30 hari terakhir, nama Andiara kembali muncul dengan grafik yang sama dengan Azizah. Nama Isyana semakin hilang.

Sampel berikutnya adalah kelompok nama yang “di-modifikasi”, yakni Airin Rachmi Diany, Benyamin Davnie, dan Suhendar. Nama Airin dan Benyamin dipilih karena keduanya kepala daerah. Sementara nama Suhendar dipilih dengan pertimbangan bahwa grafik Google Trends Suhendar adalah yang tertinggi dari seluruh nama bakal calon wali kota Tangsel.

Hasilnya, untuk periode 90 hari terakhir dan 30 hari terakhir, komposisi urutannya tetap sama, yakni : (1) Airin Rachmi Diany, (2) Suhendar, (3) Benyamin Davnie.

Sampel terakhir adalah gabungan antara nama aktivis antikorupsi dengan nama konsultan politik yang familiar di Tangsel. Mereka adalah Ray Rangkuti, Ade Irawan, Burhanuddin Muhtadi, Saiful Mujani, dan Suhendar. Hasilnya cukup menarik. Untuk periode 12 bulan terakhir, urutannya berdasarkan Google Trends adalah sebagai berikut : (1) Suhendar, (2) Ade Irawan, (3) Burhanuddin Muhtadi, (4) Saiful Mujani, dan (5) Ray Rangkuti.

Kesimpulannya, berdasarkan Google Trends, nama Suhendar dan Airin Rachmi Diany adalah nama yang paling banyak dicari pengguna internet di wilayah Tangerang dan Kota Tangsel dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.***

Aru Wijayanto
Ketua Tim Kampanye Suhendar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed