Setelah Disegel, Satpol PP Gembok Pintu Gedung Sekolah di Karang Tengah

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang kembali melakukan penindakan terhadap rumah yang dijadikan sekolah di perumahan Bangun Reksa Indah II, Pondok Pucung Kecamatan Karang Tengah, Kamis 24 Oktober 2019. Sebelumnya, Kamis 4 Juli 2019 bangunan tersebut pernah disegel bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang.

Sebelum dilakukan penindakan penggembokan oleh Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kamis 24 Oktober 2019 Camat Karang Tengah Matrobin mengadakan pertemuan dengan mengundang Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Masyati Yulia, Kantor Kementerian Agama Provinsi Banten, Kasatpol PP Kota Tangerang (diwakili Kabid Gakumda Satpol PP, Kaonang), Bagian Hukum Pemkot Tangerang, Kapolsek Ciledug Kompol Pius Ponggeng dan dari unsur TNI. Sementara dari pihak sekolah dan wali murid tidak hadir. Dalam pertemuan itu, Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang menegaskan bahwa bangunan yang dijadikan sekolah itu tidak memiliki ijin.

Kaonang mengungkapkan atas perintah Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Agus Henra Fitrahiyana, Kamis 24 Oktober 2019 pihaknya melakukan penindakan terhadap bangunan tersebut yakni menggembok pintu ruangan yang ada di gedung itu.

Menurut Kaonang bangunan rumah yang digunakan untuk sekolah TK/SD itu tidak memiliki ijin alih fungsi. Dikatakannya, bangunan tersebut melanggar sejumlah Perda Kota Tangerang. Yakni Perda nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, Perda nomor 17 tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan Tertentu, Perda nomor 3 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung dan Perda nomor 6 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang.

Sebagai aparatur Pemerintah Kota Tangerang, sambung Kaonang pihaknya melakukan penyegelan ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yakni menegakkan Peraturan Daerah Kota Tangerang.

“Pasalnya bangunan tersebut menyalahi aturan. Yang pertama tidak mempunyai ijin alih fungsi dari rumah menjadi sekolah. Kedua, tidak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB). Ini kan awalnya rumah dan berada di perumahan, kemudian diubah dijadikan gedung sekolah. Jadi mesti memiliki ijin alih fungsi dan IMB. Karena tidak memiliki dua ijin itu, maka kami segel,” jelas Kaonang didampingi Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga (Kasi Hubtarga) Ahmad Payumi, Kasi Penegakan Tatang Sumantri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Gakumda serta staf.

Penggembokan gedung sekolah oleh Tim Paku Bumi Gakumda Satpol PP Kota Tangerang itu didampingi aparat TNI, Polri, Tramtib Kecamatan Karang Tengah serta unsur Kelurahan Pondok Pucung.***

• Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed