Kunker Presiden Jokowi Wujud Komitmen Majukan Papua


Oleh: Rebeca Marian )*

Tujuan sebuah pemerintahan ialah menyejahterakan rakyatnya, berupa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Begitu pula dengan kunjungan Presiden Jokowi yang hadir untuk meninjau langsung pembangunan guna memajukan daerah Papua.

Memberikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia merupakan salah satu tujuan suatu negara. Mengawali debut kepemimpinannya, Presiden Jokowi dilaporkan mengunjungi sejumlah daerah di wilayah Papua. Tak sendiri, pihaknya turut ditemani oleh Ibu Negara Iriana, juga beberapa menteri. Rombongan tersebut diantaranya ialah; Tito Karnavian selaku Mendagri, Basuki Hadimuljono selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), juga Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang kala itu ikut menari bersama masyarakat Papua.

Agenda kerja ini menunjukkan bahwa keseriusan Jokowi guna membangun Papua terbukti nyata. Hal ini Sejalan dengan pernyataan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) yakni Reinhard Parapat. Khususnya dalam rangka memastikan percepatan pembangunan yang telah dijalankan pada periode kepemimpinan pertamanya.

Jokowi berfokus untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) utamanya bagi Rakyat Papua. Yakni, mampu mengurangi ketertinggalan bahkan dapat bersaing dengan provinsi yang lainnya. Selain itu, kehadiran Orang RI 1 ini memberikan harapan dan dampak yang signifikan bagi masyarakat di Papua, guna melawan isu rasisme. Mengingat, Papua adalah bagian yang tak terpisahkan dari NKRI, sehingga tak ada sesiapapun yang boleh melakukan tindakan rasis kepada rakyat Bumi Cendrawasih.

Lebih lanjut, Taki (sebutan akrab Reinhard) menilai jika visi Presiden untuk Bumi Cenderawasih nantinya bakal membuahkan hasil yang lebih baik, khususnya di sektor pendidikan, pertanian, infrastruktur, perikanan, kesehatan, UMK, dan juga yang lainnya. Terutama dalam rangka melesatkan investasi serta membuka lapangan pekerjaan untuk memajukan masyarakat Papua. Pihaknya juga mengapresiasi Presiden bahwa kunjungannya ke Papua ini ialah jawaban atas janji yang Jokowi sampaikan dalam pertemuan dengan sejumlah relawan di Istana Negara September 2019 lalu.

Menurut Jadwal, Presiden Jokowi beserta rombongan akan perjalanan kenegaraan ini dimulai dari Manokwari, kemudian menuju ke wilayah Pegunungan Arfak menggunakan Helikopter TNI AU. Selanjutnya Presiden akan kembali lagi ke Manokwari dan langsung terbang ke wilayah Kaimana. Tak hanya itu, presiden akan melanjutkan agendanya ke kota Wamena, di kabupaten Jayawijaya, Papua. Yakni masih dalam rangkaian kegiatan setelah merampungkan urusan di Kaimana, di hari yang sama.

Muhammad Lakotani selaku Gubernur Papua Barat, sangat bersyukur. Bahwasanya Presiden mengawali kunjungi kerja dengan tujuan di sejumlah daerah, khusus wilayah Papua. Pihaknya mengutarakan sejak dua tahun lalu Yosias Saroy selaku Bupati Pegunungan Arfak, mengharapkan kehadiran orang nomor 1 di Indonesia itu di daerahnya.

Menurut kesaksian sejumlah warga sekitar, ini adalah kali pertama Presiden Jokowi mengunjungi daerah Kabupaten Pegunungan Arfak. Bahkan, Jokowi merupakan presiden pertama yang menginjakkan kakinya ke daerah tersebut. Bukan hanya di Pegunungan Arfak saja, antusiasme warga terlihat saat mereka menyambangi Bandar Udara Irai. Bahkan mereka rela datang pagi-pagi sekali demi bertemu langsung dengan sosok sang kepala negara.

Bupati juga menginginkan Presiden Jokowi dapat melihat secara langsung apa saja potensi pariwisata beserta alam lain, yang terpenting ialah melihat situasi dan kondisi Pegunungan Arfak saat ini. Kedatangan Presiden Jokowi ke wilayah tersebut diharapkan mampu membawa dampak yang cukup besar terhadap pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan, jembatan, pendidikan serta infrastruktur dasar lainnya.

Tak lupa Presiden Jokowi juga akan memprioritaskan percepatan pembangunannya di wilayah Wamena. Seperti yang kita tahu, daerah ini begitu parah terdampak akibat kerusuhan beberapa waktu lalu. Mantan Walikota Solo itu turut mengimbau agar seluruh masyarakat bisa menjadikan pelajaran atas pengalaman kerusuhan yang telah terjadi. Jokowi juga meminta komitmen masyarakat untuk bersatu guna membangun Tanah Papua. Sehingga, kesejahteraan dan kemakmuran segera dapat terwujud.

Esensi dari kunjungan ini ialah bukti dari kehadiran negara guna memajukan Papua bukanlah isapan jempol belaka. Hal tersebut tercermin dengan pembangunan insfrastrusktur yang sebagian telah rampung dan bisa dinikmati rakyat Papua secara menyeluruh. Namun, demikian Rakyat Papua tetap harus konsisten dalam upaya membantu pemerintahan guna mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Papua, tanpa terkecuali.

)* Penulis adalah mahasiswi Papua tinggal di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed