Pelajari Penegakan Perda, DPRD Solok Selatan Studi Banding ke Satpol PP Kota Tangerang

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Satpol PP Kota Tangerang, Selasa 12 November 2019. Dalam rombongan yang dipimpin Ketua Pansus Raperda Tramtibum, Mursiwal sebanyak 13 anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan itu melihat keberhasilan Satpol PP Kota Tangerang dalam menjaga ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat tanpa kesan angker.

Pada kesempatan itu para anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan diterima Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fawzi yang juga Kepala Bidang (Kabid) Linmas, Kabid Gakumda Kaonang, Kabid Tibum Gufron Falfeli, Kabid Binmas Dida Rustiana dan para kepala seksi yang ada di masing-masing bidang serta penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

Terhadap tamu dari DPRD Solok Selatan, Plt Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fawzi menjabarkan mengenai tugas pokok dan fungsi Satpol PP secara rinci dan detail. Wawan Fauwzi menyebut di Kota Tangerang ada Peraturan Daerah (Perda) yang cakupannya luas yakni Perda nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas).

“Kami sangat bangga Satpol PP Kota Tangerang dijadikan referensi untuk belajar oleh daerah lain dalam penegakan dan penindakan pelanggar Perda tentang Tramtibum. Perda di Kota Tangerang dinilia oleh daerah lain telah cukup mumpuni dalam hal implemantasinya,” papar Plt Sekretaris Satpol PP, Wawan Fawzi.

Ketua Pansus Raperda Trantibum DPRD Solok Selatan, Mursiwal menjelaskan berdasarkan berita di media online pihaknya melihat Satpol PP Kota Tangerang berhasil dalam menegakkan Perda serta menjaga ketentraman ketertiban umum secara persuasif. Maka itu ia memilih Satpol PP Kota Tangerang sebagai tempat studi banding.

“Nantinya kami akan adopsi Perda dari sini guna diterapkan di Solok Selatan. Tentunya kami juga harus mengkombinasikan dengan hukum adat yang ada di Solok Selatan. Kami kagum dengan Satpol PP Kota Tangerang yang tidak ada kesan angker dalam melakukan penegakan Perda,” jelas Mursiwal.

Menjawab pertanyaan dari anggota DPRD Solok Selatan, Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang menjelaskan dalam melakukan penegakan dan penindakan terhadap pelanggar Perda, pihaknya lebih mengedepankan humanis. Diakuinya ada beberapa obyek melanggar Perda yang disegel itu dibekingi oleh oknum tertentu.

“Kami tak jarang dalam penegakan dan penindakan terhadap pelanggar Perda ini, dihadapkan dengan beking dari oknum tertentu. Menghadapi hal demikian kami tetap tegak lurus,” papar Kaonang.

Gufron Falfeli menuturkan di Kota Tangerang tidak hanya bangunan terstruktur yanģ ada bekingnya, pedagang kaki lima pun dibekingi. Mereka yang membekingi itu ada dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga oknum tertentu. Bidang Tibum Satpol PP Kota Tangerang, sambung Gufron Falfeli dalam melakukan operasi penertiban didukung oleh jajaran TNI dan Polri.

Kabid Binmas Dida Rustiana memaparkan mengenai penyuluhan kepada masyarakat agar turut bersama-sama mencegah pelanggaran Perda. Dikatakan Dida, pihaknya juga melakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap para pelajar.

“Kami juga melakukan pendeteksian di lingkungan masyarakat agar senantiasa tercipta ketentraman dan ketertiban di tengah kehidupan warga Kota Tangerang,” urai Dida Rustiana.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed