Dua Petinju Kota Tangerang Akan Bertarung di Pra PON II Bogor

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengcab Pertina) Kota Tangerang akan menyertakan dua atlet tinju dalam kejuaraan Pra PON II di Bogor medio Desember 2019. Dua atlet itu yakninMichael Romroman (60) dan Benitus (64).

Semula direncanakan akan menyertakan 11 atlet untuk tiap kelas. Namun hasil rapat pemgurus yang digelar Rahu malam 13 November 2019 di Sekretariat Pertina di Taman Pabuaran, Kecamatan Karawaci sementra disimpulkan hanya mengirim dua atlet.

“Kami prioritaskan dalam Pra PON II di Bogor ini untuk atlet yang memiliki potensi kuat meraih medali emas,” jelas Ketua Pengcab Pertina Kota Tangerang, Kaonang usai rapat pengurus Pertina di Taman Pabuaran.

Diungkapkan Kaonang, sementara hasil kejuaraan Pra PON I di Ternate, secara hitungan nasional Pertina Provinsi Banten telah memiliki tiga tiket ke PON XX 2020. Ketiga atlet yang memiliki tiket PON itu yakni Marjuki Panggabean (91), Michael Sa’ada (69) dan Sofia Mofu (56).

Dalam rapat itu juga disimpulkan, Pertina akan menggelar tinju ekshibisi di acara car free day di kawasan Tugu Adipura Jalan M Yamin Kota Tangerang. Pertandingan tinju ekshibisi ini dimulai pagi pukul 6.00 sampai 9.00.

Pertandingan ekshibisi ini, tambah Kaonang akan digelar rutin di car free day menggunakan ring tinju portable yang didukung oleh sejumlah pihak swasta. Dalam car free day ini juga dibuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin berlatih untuk menjadi petinju.

Selain itu, dalam rapat pengurus dibahas pula mengenai persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten 2020. Pertina Kota Tangerang, sambung Kaonang mempersiapkan seluruh kelas dalam Popda Banten 2020 ini.

“Kita siapkan atlet junior dan youth untuk bertarung dalam Popda Banten 2020. Kita juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelajar untuk menjadi petinju,” terang Kaonang.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed