Satu Tahun Kampung Tidar, Warga Diminta Lebih Kreatif dan Inovatif

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Genap satu tahun, Kampung Tidar hadir sebagai kampung tematik yang menonjolkan kearifan lokal sehingga menjadi salah satu destinasi wisata di belahan timur Kota Tangerang. Kekompakan atau rasa guyub warga yang kuat di lingkungan Kelurahan Sudimara Timur Kecamatan Ciledug ini menjadikan satu penggerak utama dalam membangun Kampung Tidar sehingga kini banyak dikenal orang di Kota Tangerang.

“Kita di sini mengutamakan kekompakan warga sehingga terwujud Kampung yang kini dikenal masyarakat banyak dengan daya tarik utama menunggang kuda dan kuliner lokal,” jelas Ketua Forum RW Kelurahan Sudimara Timur, Thohirudin di tengah perayaan HUT I Kampung Tidar, Sabtu 16 November 2019.

Diungkapkan Thohirudin, dalam usia satu tahun ini, Kampung Tidar telah hadir mewarnai Kota Tangerang yang majemuk masyarakatnya. Kampung Tidar hadir, sambung Thohirudin atas inisiatif warga yang menginginkan rasa kompak dalam gotong royong dan rukun guyub di lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

Lurah Sudimara Timur, Kaharudin Yunus menegaskan di usia satu tahun, Kampung Tidar sebagai salah satu destinasi wisata dan pusat pembelajaran sudah menampakkan perkembangan peningkatan. Agar senantiasa Kampung Tidar ada geliatnya, maka seluruh warga diminta untuk senantiasa kreatif dan inovatif.

“Ke depannya, kami ingin mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah di Kampung Tidar sehingga menjadi sentra industri rumahan yang mampu menembus pasar secara nasional. Jadi Kampung Tidar saya harapkan bisa mandiri,” terang Lurah Sudimara Timur, Kaharudin Yunus, Sabtu 16 November 2019.

Sementara itu, Nur Fauziah dari Bapeda Kota Tangerang mengatakan Kampung Tidar ini hadir dengan keunikan. Di Kampung Tidar punya daya tarik khas di Kota Tangerang yakni menunggang kuda keliling menyusuri kampung yang berada di wilayah RW 04 Kelurahan Sudimara Timur.
Tidar unik, karena ada ikon yakni menunggang kuda.

Sebagai salah satu kampung tematik yang ada di Timur Kota Tangerang ini yang paling mudah adalah menjaga kebersihan lingkungan. Pemkot banyak melahirkan kampung tematik untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Tadi saya lihat ada banyak produk usaha mikro kecil di sini. Hendaknya masyarakat melakukan inovasi lainnya agar menjadi daya tarik tersendiri. Ajak komunitas untuk menyemarakkan kampung tidar. Saya lihat di sini warganya kompak. Saya minta kekompakan positif ini terus dijaga agar tidak surut. Masyarakat juga harus berupaya terus menjaga keberlangsungan Kampung Tidar agar tidak pernah pudar dan bahkan harus terus ditingkatkan,” papar Nur Fauziah.

Hari ulang tahun kesatu Kampung Tidar ini diisi dengan serangkaian kegiatan di antaranya pengobatan gratis dari Puskesmas Peninggilan, santuan yatim, marawis, atraksi seni bela diri Betawi (Beksi), tari topeng Betawi, palang pintu dan qosidah dan diakhiri dengan tasyakuran potong tumpeng.***

* Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed