Masyarakat Internasional Mengakui Papua dan Papua Barat Bagian Integral NKRI

Oleh: Sabby Kosay )*

Papua merupakah bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Segala bentuk upaya memisahkan diri yang dilakukan oleh kelompok separatis tentu merupakan tindakan yang inkonstitusional. Kesatuan Papua dengan NKRI perlu untuk terus dipupuk agar rasa persaudaraan antar anak bangsa tetap terjalin.

Dukungan terhadap Papua juga datang dari luar negeri, seperti Selandia Baru misalnya. Sebagai negara Sahabat, Selandia Baru menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap kedaulatan Indonesia termasuk Papua agar tetap menjadi bagian dari NKRI, Selandia Baru juga menjelaskan adanya segelintir oknum dari negaranya yang menyatakan dukungan kemerdekaan Papua disebut sebagai opini belaka yang tidak berdasar.

Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan, Selandia Baru itu selalu mendukung kedaulatan Indonesia, mereka senantiasa menghormati wilayah teritorial Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Senada dengan hal tersebut, Mahfud MD juga mengatakan, bahwa Selandia Baru merupakan negara Sahabat Indonesia yang sangat mendukung integrasi atau keutuhan wilayah Indonesia termasuk sangat mendukung soal Papua sebagai bagian dari Indonesia.

Selain Selandia Baru, Negara yang berbatasan denga Indonesia Papua Nugini juga telah memberikan dukungan terhadap Papua dan Papua barat agar tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peristiwa yang terjadi di tanah Papua baru-baru ini diharapkam tidak membesar dan dapat diselesaikan oleh pemerintah secara damai dan bijaksana.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Papua Nugini Soroi Marreipo saat Komisi I DPR RI melakoni kunjungan ke Port Moresbby.

Menteri Luar Negeri Papua Nugini secara langsung menegaskan sikapnya, bahwa pemerintahannya selalu mendukung Papua dan Papua Barat adalah bagian dari NKRI. Hal itu disampaikan langsung kepada para delegasi DPR RI.

Soroi juga tidak menampik akan adanya beberapa masyarakat Papua Nugini yang menyatakan dukungannya terhadap referendum bagi Papua dan Papua Barat untuk berpisah dari Indonesia. Namun, Soroi mengatakan bahwa demo tersebut bukanlah sikap dari Pemerintah Papua Nugini.

Hal ini senada dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi yang menyatakan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Papua Nugini terkait adanya dukungan referendum terhadap Papua Barat.

Tetapi Retno juga memastikan, bahwa pemerintah Papua Nugini masih tetap memberikan dukungan terhadap Papua dan Papua Barat agar tetap berada di dalam naungan NKRI.

Selain kedua negara tersebut, negara Sahabat Australia juga tetap berkomitmen dalam mendukung Papua sebagai bagian dari NKRI.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan menyatakan bahwa negaranya tetap konsisten dalam mendukung integritas nasional dan teritorial Indonesia, termasuk soal Papua. Dukungan tersebut diberikan sejak kedua negara tersebut memasuki usia ke 70 tahun hubungan diplomatik antara RI dan Australia.

Quinlan memaparkan hal tersebut kepada sejumlah jurnalis, dirinya mengatakan Ya ketika mendapatkan pertanyaan yang berkaitan dengan konsistensi dukungan Australia atas kedaulatan dan integritas teritorial Indonesia.

Dukungan tersebut termasuk dalam apa yang diutarakan oleh Perdana Menteri Australia Scott Morisson saat bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo pada sela-sela KTT ASEAN di Bangkok pada awal November 2019 lalu.

Komitmen tersebut datang ketika sejumlah anggota parlemen Australia dikabarkan vokal menyarakan keprihatinan atas dugaan hak asasi manusia di Papua selama periode ketegangan dan konflik terbaru pada pertengahan 2019 lalu.

Bahkan Scott juga menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan Presiden Jokowi ke Papua.

Sementara itu, Masyarakat Indonesia khususnya Papua juga tak hilang semangat dalam menyampaikan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka secara sadar menolak referendum dan intervensi asing terhadap persoalan Papua yang dapat memecah belah persaudaraan dan persatuan Indonesia.

Sampai kapanpun Papua adalah bagian dari NKRI dan tidak bisa dipisahkan. Semua warga negara harus tunduk pada hukum dan jika ada orang yang bersalah maka harus mendapatkan hukuman yang sesuai dengan undang – undang yang berlaku.

Tentu kita harus sepakat, bahwa papua dan Papua Barat adalah bagian dari Kebhinekaan yang harus dijaga dan dirawat nilai luhur budayanya.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed