Dikepung Banjir, Ratusan Warga Pondok Arum Dievakuasi

TangerangSatu.co.id KOTA TANGERANG – Posko korban banjir Pondok Arum di Jalan M Toha sampai Kamis 2 Januari 2020 pukul 17.30 telah mengevakuasi warga yang terkepung banjir sebanyak tidak kurang dari 165 orang. Kawasan perumahan di Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang itu sejak Rabu siang terendam banjir hingga mencapai tiga meter.

“Tadi kami bersama tim mengevakuasi juga empat warga Pondok Arum dalam kondisi sakit. Mereka kemudian ditangani oleh tim medis di Posko Bantuan Banjir Pondok Arum di Jalan M Toha. Mereka ,” jelas Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang di lokasi banjir Pondok Arum, Kamis 2 Januari 2020.

Diungkapkan Kaonang, di Posko ini tergabung jajaran Polsek Karawaci, TNI, tim medis, Badan Penanggulangan Bencàna Daerah (BPBD) dan dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Kaonang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga Pondok Arum.

Ia mengungkapkan, untuk kebutuhan konsumsi warga Pondok Arum terdampak banjir, Forum Kelompok Belajar Mengajar (FKBM) Kota Tangerang membuka dapur umum di Taman Pabuaran, Karawaci. Sumbangan dari masyarakat yang harus dimasak, maka diserahkan ke dapur umum tersebut untuk diolah menjadi makanan siap santap.

“Bantuan untuk korban banjir Pondok Arum datang dari berbagai elemen masyarakat. Bantuan itu ada yang dari pribadi maupun lembaga usaha dan perkumpulan masyarakat,” jelas Kaonang didampingi Kasi Hubtarga Ahmad Payumi dan Kasi Penegakan Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Tatang Sumantri.

Sementara itu BPR Syariah Harta Insan Karimah mengirim bantuan satu unit perahu karet untuk digunakan petugas posko dalam membantu warga Pondok Arum. Lembaga keuangan itu juga mendonasikan kebutuhan pokok.

Pimpinan Cabang Kantor Cabang BPR Syariah Harta Insan Karimah, Ahmad Rifai menjelaskan bantuan ini berasal dari dana sosial perusajahaan yang dialokasikan untuk kemaslahatan umat.

Sementara itu Banjir di perumahan itu telah berangsur surut. Sampai Kamis 2 Januari 2020 pukul 22.00 di Blok E (wilayah paling dalam parah terendam banjir, mencapai 3,25 meter), genangan air sekitar 70 centimeter.***

Ateng San | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed