Tangerangsatu Bola – Masa depan David Alaba di Real Madrid menjadi teka-teki. Sempat dikabarkan masuk daftar jual, kini muncul opsi baru: menjajal peran sebagai gelandang bertahan. Xabi Alonso, sang pelatih, melihat potensi Alaba untuk mengisi pos yang ditinggalkan Aurelien Tchouameni.
Kabar mengenai kemungkinan Alaba dilepas sebenarnya sudah beredar luas. Namun, gaji selangit menjadi penghalang bagi klub lain untuk merekrutnya. Dengan kedatangan Dean Huijsen dan Alvaro Carreras, persaingan di posisi bek tengah semakin ketat.

Cedera ACL yang dialami Alaba menjadi salah satu pertimbangan utama. Alonso menyadari, cedera tersebut membatasi kecepatan dan kelincahan Alaba, yang sangat krusial bagi seorang bek. Menggeser Alaba ke lini tengah dianggap sebagai solusi terbaik.
Keputusan ini bukan tanpa dasar. Alonso melihat Alaba memiliki visi dan kemampuan distribusi bola yang mumpuni. Pengalaman Alaba bermain sebagai gelandang bertahan di Timnas Austria dan Bayern Munchen menjadi nilai tambah. Alonso berharap, kualitas teknik Alaba dapat dimaksimalkan di posisi barunya.
Dengan perubahan ini, Alaba diharapkan bisa tetap berkontribusi bagi tim, meski tidak lagi di posisi idealnya. Mampukah Alaba beradaptasi dan menjadi jenderal lini tengah Madrid? Waktu yang akan menjawab.
Editor: Diana 14







