Tangerangsatu Bola – Barcelona dikabarkan tengah berupaya keras membujuk Timnas Brasil untuk memulangkan Raphinha lebih awal dari jadwal tugas internasionalnya. Klub raksasa Catalan itu khawatir dengan kondisi fisik sang pemain sayap, terutama mengingat padatnya jadwal pertandingan yang menanti.
Barcelona secara diam-diam melobi agar Raphinha bisa kembali ke Spanyol lebih cepat dari perkiraan semula. Pemain berusia 28 tahun itu tetap dipanggil untuk memperkuat Selecao dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan melawan Chili dan Bolivia, meskipun Brasil sudah memastikan tempat di putaran final.

Pertandingan melawan Bolivia menjadi perhatian utama. Laga tersebut akan digelar di El Alto, yang terletak di ketinggian 4.150 meter di atas permukaan laut. Kondisi ekstrem ini dikhawatirkan akan menguras fisik Raphinha dan meningkatkan risiko kelelahan, padahal ia sangat dibutuhkan oleh Barcelona.
Klub berjuluk Blaugrana itu berencana untuk melakukan pembicaraan dengan Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF). Harapannya, Raphinha bisa dilepas atau dipulangkan setelah pertandingan melawan Chili di Rio de Janeiro. Barcelona ingin menghindari risiko yang tidak perlu dan memastikan Raphinha dalam kondisi prima untuk menghadapi periode penting musim ini.
Pemanggilan Raphinha oleh pelatih Carlo Ancelotti sendiri cukup mengejutkan bagi Barcelona. Jeda internasional ini dianggap sebagai ajang uji coba bagi Ancelotti, sementara skuad akhir Timnas Brasil untuk Piala Dunia belum diumumkan.
Barcelona juga mewaspadai bursa transfer FIFA di bulan Oktober, di mana Brasil dijadwalkan bermain melawan Korea Selatan dan Jepang dalam tur Asia. Perjalanan jarak jauh seperti itu akan menjadi tantangan berat bagi Barcelona untuk menyeimbangkan komitmen internasional Raphinha dengan kebutuhan klub.
Editor: Diana 14







