Tangerangsatu Bola – Kabar kurang sedap menghampiri Paris Saint-Germain (PSG). Pelatih kepala mereka, Luis Enrique, harus menjalani operasi akibat kecelakaan saat bersepeda pada Jumat lalu. Klub berjuluk Les Parisiens itu mengumumkan bahwa Enrique mengalami patah tulang selangka dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Melalui pernyataan resmi di akun X mereka, PSG menyampaikan bahwa Enrique telah ditangani tim medis dan akan segera dioperasi. Dukungan penuh serta doa untuk kesembuhan sang pelatih pun mengalir deras dari klub. Kecelakaan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar: kapan Enrique bisa kembali mendampingi Kylian Mbappe dan kolega di pinggir lapangan?

PSG dijadwalkan menjamu Lens di Parc des Princes pada 14 September mendatang, tepat setelah jeda internasional. Belum ada kepastian apakah Enrique dapat pulih tepat waktu atau harus absen lebih lama. Jika skenario kedua terjadi, asisten pelatih Rafel Pol kemungkinan akan mengambil alih sementara tugas kepelatihan.
Enrique memang dikenal sebagai penggemar berat olahraga sepeda. Kebiasaannya ini sudah terlihat sejak ia melatih tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2022 Qatar. Ia kerap terlihat bersepeda di sela-sela padatnya jadwal turnamen. Bahkan, ia pernah mengikuti ajang ekstrem Absa Cape Epic di Afrika Selatan, lomba sepeda lintas alam sejauh hampir 700 kilometer yang berlangsung selama delapan hari!
Sayangnya, hobi yang menantang adrenalin itu kali ini berbuah cedera. Meski PSG tidak menjelaskan detail kecelakaan yang dialami Enrique, klub memastikan bahwa kondisinya cukup serius hingga memerlukan tindakan operasi. Pemulihan patah tulang selangka biasanya memakan waktu antara delapan hingga dua belas minggu.
Insiden yang menimpa Enrique menambah daftar panjang cedera yang dialami pelatih PSG. Pada tahun 2020, Thomas Tuchel juga sempat mengalami patah tulang metatarsal beberapa pekan sebelum final Liga Champions melawan Bayern Munchen. Tuchel bahkan harus mendampingi tim dari pinggir lapangan dengan kruk dan sepatu medis.
Absennya Enrique tentu menjadi tantangan tersendiri bagi PSG. Sejak ditunjuk pada musim panas 2023 menggantikan Christophe Galtier, ia telah mempersembahkan gelar Ligue 1 dan Coupe de France. tangerangsatu.co.id mencatat, PSG memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Spanyol itu dan menantikan perkembangan positif dari proses pemulihannya pascaoperasi.
Editor: Diana 14

