Guardiola Buang Bintang City? Era Baru Dimulai!

Citra Dewi Laksmi
Guardiola Buang Bintang City? Era Baru Dimulai!

Tangerangsatu Bola – Kejutan terjadi di Etihad Stadium! Pep Guardiola membuat keputusan yang mengguncang jagat sepak bola dengan mencoret nama-nama besar seperti Ederson, Ilkay Gundogan, dan Manuel Akanji dari daftar pemain Manchester City saat menjamu Tottenham. Keputusan ini memicu spekulasi liar tentang masa depan mereka di klub.

Ederson, sang penjaga gawang andalan yang telah lama mengawal gawang The Citizens, harus rela duduk di bangku cadangan. Guardiola lebih mempercayakan posisi tersebut kepada James Trafford, usai penampilannya yang memukau saat mengalahkan Wolverhampton Wanderers 4-0. Situasi ini semakin memperkuat rumor kepindahan Ederson, apalagi Galatasaray dikabarkan sangat tertarik untuk memboyongnya, dan klub juga dikaitkan dengan transfer Gianluigi Donnarumma.

Guardiola Buang Bintang City? Era Baru Dimulai!
Gambar Istimewa : gilabola.com

Padahal, kiper asal Brasil ini baru absen di laga pembuka karena masalah kesehatan. Namun, fakta bahwa ia kembali hanya menjadi penghangat bangku cadangan mengindikasikan bahwa perannya di klub semakin terpinggirkan. Ederson, yang didatangkan dari Benfica pada 2017 dengan biaya fantastis, telah mencatatkan 168 clean sheet dan mempersembahkan 15 trofi bergengsi, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions.

Nasib serupa juga menimpa Ilkay Gundogan. Gelandang veteran asal Jerman ini bahkan tidak masuk dalam daftar skuad sama sekali. Padahal, musim lalu ia masih memperpanjang kontraknya karena memenuhi syarat jumlah menit bermain. Gundogan sempat menyatakan keinginannya untuk bertahan, namun kedatangan pemain-pemain baru seperti Rayan Cherki dan Tijjani Reijnders semakin memperkecil peluangnya untuk tampil.

Manuel Akanji juga bernasib sama, tidak masuk dalam skuad melawan Tottenham. Ketertarikan Galatasaray pada bek tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa ia akan segera meninggalkan Etihad. Guardiola lebih memilih untuk menempatkan nama-nama seperti Nathan Ake, Abdukodir Khusanov, Rodri, dan Matheus Nunes di bangku cadangan, sebuah pilihan yang semakin menegaskan bahwa beberapa pemain lama kini bukan lagi menjadi prioritas utama.

Guardiola mengakui bahwa skuadnya saat ini terlalu gemuk setelah aktivitas transfer musim panas. Ia menyadari bahwa memiliki skuad yang besar memang penting untuk bersaing di banyak kompetisi, tetapi terlalu banyak pemain justru dapat merusak suasana tim. Guardiola menekankan bahwa meninggalkan pemain tanpa kesempatan bermain bukanlah hal yang sehat bagi atmosfer ruang ganti, dan hal ini dapat memengaruhi daya saing tim di lapangan.

Langkah berani Guardiola ini seolah menjadi sinyal bahwa era baru sedang dimulai di Manchester City. Pertandingan melawan Tottenham bisa jadi menjadi awal dari perombakan besar yang sedang dilakukan sang pelatih. Apakah ini akhir dari karir beberapa pemain senior di Etihad Stadium? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Informasi ini dilansir dari tangerangsatu.co.id.

Editor: Diana 14

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *