Tangerangsatu Bola – Newcastle United terpaksa memulai musim Liga Inggris tanpa kehadiran bomber andalan, Alexander Isak. Pelatih Eddie Howe mengakui timnya harus beradaptasi tanpa striker Swedia itu, jelang laga pembuka kontra Aston Villa. Situasi ini memanaskan spekulasi transfer, apalagi Liverpool santer dikaitkan dengan Isak sejak awal bursa transfer.
Isak sendiri dikabarkan berlatih terpisah dari skuad utama Newcastle, mengindikasikan keinginannya untuk pindah ke tim asuhan Arne Slot. Ia bahkan absen dalam tur pramusim The Magpies ke Asia, memilih berlatih di fasilitas Real Sociedad, mantan klubnya. Liverpool beberapa kali mencoba merekrutnya, namun selalu ditolak Newcastle. The Reds belum berencana mengajukan tawaran baru, kecuali ada sinyal positif dari The Magpies. Meski terikat kontrak tiga tahun, Isak tampak bertekad mencari jalan keluar.

Howe mengakui saga transfer ini mengguncang tim. Absennya Isak menciptakan kekosongan besar di lini depan. Menurutnya, striker 25 tahun itu adalah salah satu penyerang terbaik dunia, dan kehilangannya memengaruhi moral tim, terutama di awal pramusim. Howe menyebut moral tim sempat turun karena ketidakhadiran Isak. Namun, seiring waktu, skuad mulai menerima kondisi ini dan fokus pada pemain yang tersedia.
Howe menegaskan tim harus terus maju. Ia memuji atmosfer tim yang membaik dalam beberapa minggu terakhir, meski kehilangan pemain penting. Masa depan Isak masih menjadi tanda tanya. Jika pindah ke Liverpool terwujud, ini bisa menjadi salah satu transfer terbesar musim ini. Jika Newcastle berhasil mempertahankannya, Howe berharap Isak tetap profesional dan fokus mengangkat prestasi tim. Newcastle harus menemukan formula baru tanpa Isak, setidaknya untuk sementara, agar tidak kehilangan momentum di awal musim Liga Inggris.
Editor: Diana 14







