Kejutan Alonso! Bellingham Dapat Peran Baru?

Citra Dewi Laksmi
Kejutan Alonso! Bellingham Dapat Peran Baru?

Tangerangsatu Bola – Real Madrid mengawali musim La Liga 2025/26 dengan performa yang meyakinkan, meraih tiga kemenangan beruntun dan memuncaki klasemen sementara. Adaptasi terhadap taktik yang diterapkan Xabi Alonso berjalan mulus, meski beberapa keputusan awalnya sempat menimbulkan tanda tanya, seperti saat Vinicius Jr. dan Trent Alexander-Arnold dicadangkan.

Di balik strategi rotasi yang diterapkan, The Athletic melaporkan bahwa Alonso telah menetapkan dua pemain kunci yang tak tergantikan di lini tengah, yaitu Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde. Keduanya selalu tampil penuh dalam tiga pertandingan awal melawan Osasuna, Real Oviedo, dan Mallorca. Alonso melihat mereka sebagai pilar utama dalam permainan Madrid.

 Kejutan Alonso! Bellingham Dapat Peran Baru?
Gambar Istimewa : gilabola.com

Valverde, yang kini menjabat sebagai wakil kapten, menunjukkan kematangan dan sulit digantikan. Sementara itu, Tchouameni berhasil membalikkan keadaan setelah sempat mendapat kritik dari suporter musim lalu. Alonso melihat gelandang Prancis ini sebagai perpanjangan tangannya di lapangan, terutama dalam mengatur tempo dan mendistribusikan bola di lini tengah.

Di tengah solidnya duet gelandang tersebut, Jude Bellingham menghadapi situasi yang berbeda. Sebelumnya dikenal sebagai motor serangan Madrid, ditempatkan di belakang penyerang dan menjadi ancaman lewat insting golnya, Bellingham kini disiapkan peran baru oleh Alonso setelah pulih dari cedera bahu yang dideritanya Juli lalu.

Menurut laporan Mario Cortegana dari The Athletic, Bellingham akan dimainkan lebih dalam di lini tengah. Tujuannya adalah agar ia lebih banyak terlibat dalam penguasaan bola dan berkontribusi dalam membangun serangan sejak awal, tanpa kehilangan daya ledaknya saat melakukan penetrasi ke kotak penalti.

Sebelum cedera, Bellingham sempat bermain dalam enam pertandingan di Piala Dunia Antarklub 2025 di bawah arahan Alonso. Dari penampilannya tersebut, terlihat potensi besar yang bisa dioptimalkan jika ia diberi kebebasan dalam dua fase permainan, yaitu membangun serangan dan penyelesaian akhir.

Selain Bellingham, pemain lain seperti Eduardo Camavinga, Arda Guler, dan Dani Ceballos juga bersaing untuk mendapatkan satu tempat tersisa di lini tengah. Guler tampil cukup mengesankan di awal musim, membuat persaingan semakin sengit.

Dengan komposisi pemain yang bertabur bintang, Alonso menghadapi tantangan dalam meramu lini tengah yang ideal, mengingat hanya ada tiga posisi utama yang tersedia. Bagi Real Madrid, rotasi yang efektif akan menentukan konsistensi mereka sepanjang musim, terutama karena klub masih berkompetisi di beberapa ajang besar, termasuk Liga Champions.

Editor: Diana 14

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *