Tangerangsatu Bola – Liverpool membuat gebrakan di bursa transfer musim panas dengan mendatangkan dua striker haus gol, Alexander Isak dari Newcastle United dengan nilai transfer fantastis Rp 2,75 Triliun dan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt seharga Rp 1,74 Triliun. Kedatangan Isak memunculkan pertanyaan, bagaimana Arne Slot akan meramu lini serang The Reds?
Ekitike sendiri sudah menunjukkan sinyal positif dengan torehan dua gol dalam tiga laga awal Premier League. Namun, dengan sistem satu striker tengah yang biasa diterapkan Slot, banyak yang penasaran apakah keduanya bisa bermain bersama.

Legenda Liverpool, Emile Heskey, memberikan pandangannya. Ia meyakini duet Isak dan Ekitike sangat mungkin terjadi dengan sedikit penyesuaian taktik. Formasi 4-4-2 klasik, menurut Heskey, bisa menjadi solusi agar keduanya tampil maksimal. Ia mencontohkan kesuksesannya sendiri saat berduet dengan Michael Owen dalam skema serupa.
"Keduanya punya kualitas untuk bermain bersama. Tinggal bagaimana Slot meracik strategi yang tepat," ujar Heskey.
Meski demikian, Heskey juga realistis. Ia memprediksi Slot mungkin akan tetap menempatkan Isak sebagai striker tengah, dengan Ekitike digeser ke sisi kiri, dan Mohamed Salah tetap di posisi favoritnya di kanan. Rotasi pemain dan perubahan formasi juga sangat mungkin terjadi mengingat padatnya jadwal pertandingan.
Heskey menambahkan bahwa kedatangan Isak adalah transfer yang luar biasa bagi Liverpool. Ia yakin striker asal Swedia itu akan menjaga konsistensi klub dalam persaingan di papan atas. Sementara Ekitike, sudah memberikan energi positif melalui gol dan performa impresifnya.
Kini, tantangan besar ada di tangan Arne Slot untuk menemukan formula terbaik memainkan dua penyerang mahal ini. Lini depan Liverpool berpotensi menjadi salah satu yang paling berbahaya di Eropa jika Slot berhasil memaksimalkan potensi Isak dan Ekitike.
Para pendukung Liverpool tentu tak sabar menantikan eksperimen Slot setelah jeda internasional. Laga melawan Burnley di Premier League berikutnya berpotensi menjadi ajang debut duet maut ini di depan publik Anfield.
Editor: Diana 14

