Tangerangsatu Bola – Liverpool mungkin sempat kecewa ketika Martin Zubimendi membatalkan transfernya ke Anfield setahun lalu. The Reds bahkan dikabarkan siap menebus klausul pelepasan sang gelandang Real Sociedad senilai Rp 1,1 Triliun. Namun, siapa sangka kegagalan ini justru menjadi berkah tersembunyi bagi tim asuhan Arne Slot.
Zubimendi kini justru merapat ke Arsenal, namun mantan winger Liverpool, Stewart Downing, melihat sisi positif dari batalnya transfer tersebut. Menurutnya, Liverpool berhasil menghemat dana besar dan yang lebih penting, Arne Slot mampu memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada.

Downing menyoroti keberhasilan Slot mempercayai Ryan Gravenberch. Awalnya diragukan, Gravenberch justru tampil solid dan menjadi bagian penting dari lini tengah Liverpool. Ini membuktikan bahwa Slot jeli melihat potensi pemain yang ada, tanpa harus mendatangkan nama besar dengan harga selangit.
Tak hanya Gravenberch, Slot juga berani melakukan eksperimen taktik. Dominik Szoboszlai, yang biasanya bermain sebagai gelandang serang, diberi peran lebih fleksibel, kadang sebagai nomor 10, kadang sebagai gelandang nomor 8. Fleksibilitas ini memberikan warna baru dalam permainan Liverpool dan berkontribusi pada kesuksesan tim.
Downing menambahkan, terkadang manajer tidak perlu terpaku pada teori taktik. Slot berani mencoba hal baru, bahkan dengan risiko gagal. Namun, keberanian ini membuahkan hasil positif, dengan Liverpool terus meraih kemenangan.
Pada akhirnya, Liverpool tidak hanya menghemat uang, tetapi juga menemukan keseimbangan baru dalam skuad. Gelar liga musim lalu menjadi bukti bahwa kegagalan transfer Zubimendi justru menjadi keuntungan besar bagi The Reds.
Editor: Diana 14

