Moralez: Jantung Permainan NYCFC di Playoff!

Citra Dewi Laksmi

Tangerangsatu Bola – Lebih dari sekadar gol penentu kemenangan melawan Philadelphia, Maxi Moralez, veteran MLS berusia 38 tahun, adalah ruh bagi New York City FC (NYCFC). Di balik gemilangnya Matt Freese di bawah mistar dan ketajaman Alonso Martinez, kepemimpinan Moralez menjadi kunci keberhasilan tim melaju ke Final Wilayah Timur.

Tayvon Gray, bek NYCFC, mengungkapkan betapa pentingnya Moralez bagi tim. "Pemain seperti Maxi membuat segalanya terasa mudah," ujarnya kepada tangerangsatu.co.id. "Dia sangat baik dalam membimbing. Pengalamannya berbicara sendiri. Dia sudah melewati banyak hal, terutama bersamaku. Dia luar biasa dalam aspek itu. Anehnya, dia selalu tampil terbaik di playoff. Sungguh menakjubkan. Pemain hebat selalu muncul di momen penting."

Moralez: Jantung Permainan NYCFC di Playoff!
Gambar Istimewa : nypost.com

Sebelum golnya ke gawang Union, nama Moralez sudah terukir dalam sejarah NYCFC. Ia adalah bagian dari skuad juara MLS Cup pertama klub pada tahun 2021. Sejak bergabung pada 2017, ia telah mencetak 29 gol untuk NYCFC, enam di antaranya di babak playoff. Di lapangan, ia menjadi pemimpin tak tergantikan di tim yang rata-rata pemainnya berusia 24,5 tahun.

Pelatih kepala Pascal Jansen menimpali, "Maxi adalah figur utama dalam segala hal yang terjadi sepanjang minggu. Dia bisa menerjemahkan banyak hal di lapangan. Tentu saja, kami juga berdiskusi di luar lapangan. Dia adalah salah satu karakter utama. Dia sangat penting di dalam dan di luar lapangan. Tapi jangan lupakan semua orang di belakang layar yang juga bertanggung jawab. Maxi adalah salah satunya."

Moralez menyambut peran kepemimpinannya dengan tangan terbuka. Ia mengaku terharu dengan pujian dari rekan-rekan setimnya. "Sangat sulit untuk meninggalkan jejak di lingkungan ini," kata Moralez kepada tangerangsatu.co.id. "Saat ini, saya bisa membantu pemain yang lebih muda karena usia dan pengalaman saya. Ketika orang menyadari itu, rasanya selalu menyenangkan. Itulah yang tersisa setelah sepak bola – meninggalkan warisan dan memastikan orang mengingat Anda dalam citra positif."

Tak heran, banyak penggemar yang membuat meme patung Moralez di luar markas baru NYCFC di Willets Point. Meskipun usianya tak lagi muda, Moralez merasa dalam kondisi fisik yang baik. "Kita lihat apa yang terjadi setelah pertandingan terakhir. Idenya adalah untuk melihat apakah mungkin untuk terus maju dan terus berkembang dalam setiap aspek sampai saatnya tiba untuk pergi," ujarnya.

Pertandingan berikutnya akan mempertemukan New York City FC dengan Inter Miami. Pertarungan ini bukan hanya memperebutkan tiket ke Final MLS Cup untuk kedua kalinya dalam empat musim, tetapi juga duel antara Moralez dan Lionel Messi, dua maestro Argentina di Major League Soccer.

Moralez menyebut laga mendatang sebagai "segalanya" bagi klub. "Ada trofi yang dipertaruhkan, yang jelas akan sangat sulit karena kami bermain melawan salah satu tim terbaik," katanya. "Tim yang memiliki pemain terbaik dalam sejarah. Selalu menyenangkan. Kami akan menghadapi yang terbaik, dan untuk menang, Anda harus menghadapi mereka. Ini adalah momen untuk dinikmati dengan bertanggung jawab, karena Anda tidak selalu mencapai final. Jadi, nikmatilah dengan bertanggung jawab dan cobalah untuk memenangkannya."

Editor: Diana 14

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *