Tangerangsatu Bola – Kekalahan telak Manchester United 0-3 dari Manchester City di laga derby memicu badai kritik. Mark Goldbridge dari The United Stand bahkan menilai pelatih Ruben Amorim sedang "memecat dirinya sendiri" dengan keputusan-keputusan kontroversialnya.
Goldbridge, meski masih mendukung Amorim, menganggap sang pelatih terlalu keras kepala, yang justru mempersulit tim bersaing. Menurutnya, City bahkan tidak perlu mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan MU. "City hanya bermain di gigi tiga," ujarnya pedas. Ia menambahkan, skor seharusnya bisa lebih buruk mengingat performa buruk MU.

Sorotan utama tertuju pada lini tengah dan peran Bruno Fernandes. Goldbridge mengkritik penempatan Bruno sebagai gelandang nomor 8 dalam formasi dua gelandang tengah. Ia menyamakan hal itu dengan memainkan Virgil van Dijk di posisi gelandang. "MU meminta pemain 31 tahun memainkan peran yang bukan spesialisasinya, lalu mengeluh ketika dia gagal," cetusnya. Ia mencontohkan kegagalan Bruno mengawal Phil Foden sebagai penyebab kekalahan.
Pergantian pemain juga tak luput dari kritik. Goldbridge menyebut pergantian Leny Yoro dengan Harry Maguire sebagai salah satu yang terburuk. Akibatnya, Matthijs de Ligt terpaksa bermain di sisi kanan dan Maguire menjadi bek terakhir melawan striker tercepat di Eropa. "Seperti Ferrari melawan batu bata," sindirnya.
Standar performa tim juga dipertanyakan. Goldbridge menilai tak ada pemain yang layak mendapat nilai di atas enam. Ia juga menyoroti hilangnya kepemimpinan di lapangan dan mempertanyakan status kapten Bruno Fernandes.
Goldbridge juga mengkritik strategi transfer klub, mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab atas belanja musim panas lalu. MU menghabiskan Rp 4,4 Triliun untuk lini depan, namun mengabaikan lini tengah dan penjaga gawang. "Masalah inti ada pada lini tengah yang lemah dan kiper yang tidak bisa diandalkan," tegasnya.
Meski menolak pemecatan pelatih di tengah musim, Goldbridge yakin keputusan Amorim akan menghancurkan dirinya sendiri. "Amorim mencoba memaksakan sesuatu yang tidak cocok, dan itu hanya akan menjauhkan MU dari papan atas," pungkasnya.
Editor: Diana 14

