Tangerangsatu Bola – Tekanan hebat kini menghantui Ruben Amorim di kursi manajer Manchester United usai kekalahan memalukan 3-0 dari Manchester City. Posisi Amorim semakin terancam, mengingat performa tim yang jauh dari harapan di liga domestik. MU hanya mengumpulkan empat poin dari empat laga Premier League, terpuruk di posisi ke-14, hanya setrip di atas zona degradasi. Jadwal berat kontra Chelsea dan Liverpool semakin memperkeruh suasana, memicu kembali isu pemecatan.
Sempat meraih kemenangan dramatis atas Burnley via penalti di menit akhir sebelum jeda internasional, hasil itu tak mampu menutupi ketidakstabilan MU di awal musim. Tekanan ini mengingatkan pada pemecatan Erik ten Hag di periode serupa musim lalu. Nama-nama kandidat pengganti pun kembali mencuat, termasuk Zinedine Zidane.

Namun, di tengah ketidakpastian ini, nama Andoni Iraola muncul sebagai opsi segar bagi Manchester United. Pelatih asal Spanyol yang kini menukangi Bournemouth itu sukses membawa timnya bertengger di peringkat keempat Premier League, sebuah kontras mencolok dengan performa MU yang terpuruk. Iraola pernah memuji Amorim saat kedua tim bertemu di pramusim, namun nasib keduanya kini berbeda arah.
Jika Amorim berjuang menghindari degradasi, Iraola justru membawa Bournemouth menatap peluang Liga Champions. Rekam jejaknya semakin menguatkan potensinya sebagai kandidat. Didatangkan dari Rayo Vallecano, Iraola sempat kesulitan di awal musim 2023/24, namun mampu membalikkan keadaan dan mengantar timnya finis di peringkat ke-10.
Filosofi permainan ofensif Iraola terbukti efektif, memenangkan 37 dari 92 pertandingan bersama Bournemouth. Musim lalu, timnya sempat menembus posisi kelima sebelum akhirnya mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Keberhasilan Iraola dalam mendatangkan pemain baru seperti Justin Kluivert, Milos Kerkez, Alex Scott, Dean Huijsen, hingga Evanilson juga menjadi nilai tambah.
Semua ini menjadi bukti bahwa Iraola mampu membangun tim dengan visi jangka panjang, hal yang sangat dibutuhkan oleh Manchester United saat ini. Dengan tekanan yang terus menghantui Ruben Amorim, kemungkinan pergeseran kursi manajer di Old Trafford akan terus menjadi perbincangan hangat. Iraola kini disebut sebagai salah satu kandidat kuat jika hasil buruk terus menghantui Manchester United.
Editor: Diana 14

