Tangerangsatu Bola – Manchester United bersiap menghadapi laga panas kontra Manchester City di Etihad Stadium usai jeda internasional. Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi manajer anyar, Ruben Amorim, yang tengah meramu strategi terbaik. Kemenangan dramatis 3-2 atas Burnley sebelum jeda menjadi modal berharga untuk mendulang poin di kandang rival sekota.
Usai Derby Manchester, jadwal padat menanti MU dengan Chelsea, Brentford, dan Sunderland sebagai lawan. Kejutan mungkin terjadi di posisi penjaga gawang, Senne Lammens, rekrutan anyar di hari terakhir transfer, berpotensi debut lebih cepat dari perkiraan. Sementara Andre Onana dikabarkan merapat ke Trabzonspor, membuka persaingan antara Altay Bayindir dan Lammens.

Amorim juga memprioritaskan tambahan amunisi di lini tengah pada Januari mendatang. Sempat membidik Carlos Baleba dari Brighton, harga selangit membuat MU berpikir ulang. Brighton hanya bersedia melepas Baleba dengan harga setara Moises Caicedo saat pindah ke Chelsea, sekitar Rp 2,56 Triliun. Meski begitu, gelandang tetap menjadi fokus utama, dengan manajemen terus memantau sejumlah nama untuk memperkuat kedalaman skuad.
Sorotan juga tertuju pada Jadon Sancho yang dipinjamkan ke Aston Villa. Didatangkan dengan harga fantastis Rp 1,45 Triliun pada 2021, Sancho gagal bersinar di Old Trafford. Jamie Carragher mengkritik minimnya keistimewaan dalam gaya bermain Sancho, menyebutnya tak memiliki ciri menonjol seperti kecepatan atau penyelesaian akhir yang biasa dimiliki pemain top.
Nama Zinedine Zidane kembali mencuat. Mantan pelatih Real Madrid itu dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk melatih timnas Prancis usai Piala Dunia 2026, menepis rumor bergabung dengan klub seperti Fenerbahce.
Derby Manchester di depan mata, isu transfer, kritik pemain, dan rumor kepelatihan terus menghantui. Amorim dituntut membawa stabilitas agar tim tetap fokus menghadapi jadwal padat dan persaingan ketat di Premier League. Mampukah MU memberikan kejutan di Etihad?
Editor: Diana 14

