Tangerangsatu Bola – New York City FC (NYCFC) tengah bersiap menghadapi laga hidup mati kontra Charlotte FC dalam perebutan tiket semifinal MLS. Kekalahan menyakitkan di Game 2 tak membuat gentar, justru menjadi pelecut semangat. Pelatih Pascal Jansen menerapkan "aturan 24 jam" pasca kekalahan, memberikan waktu bagi pemain untuk mencerna emosi sebelum kembali fokus berlatih.
Jansen menekankan pentingnya evaluasi mendalam dari Game 2 dan persiapan matang untuk Game 3. "Kami harus memastikan siap untuk memainkan pertandingan itu lagi," tegasnya. Aturan 24 jam ini, menurut Jansen, telah diterapkan sejak ia menjabat sebagai pelatih kepala.

NYCFC harus kembali bertandang ke Charlotte dan berjuang meraih kemenangan kedua mereka di Bank of America Stadium. Gelandang NYCFC, Nicolás Fernández, menyebut "detail kecil" akan menjadi pembeda di Game 3.
"Kami sudah saling mengenal dengan baik. Kami sudah bermain tiga kali berturut-turut, jadi kami tahu cara bermain masing-masing tim," ujar Fernández. "Kami sudah mempelajari satu sama lain, tapi kita lihat saja apa yang akan terjadi pada hari Jumat."
Pola permainan di Game 1 dan 2 menunjukkan kesamaan, di mana NYCFC lebih dominan di babak pertama sebelum Charlotte memberikan perlawanan sengit di babak kedua. Jansen mengakui bahwa akurasi dan urgensi dalam penguasaan bola menurun di babak kedua.
Meski catatan kemenangan di Charlotte kurang memuaskan, Jansen tetap optimis. Ia menyoroti fakta bahwa timnya berhasil menjaga gawang tetap bersih dalam tiga dari empat pertandingan melawan Charlotte FC musim ini. Jansen juga menyebut kemenangan NYCFC di Charlotte pada hari Selasa lalu sebagai "mengalahkan rintangan".
"Jika Anda melihat empat pertandingan yang telah kami mainkan sejauh ini, tiga clean sheet. Kami juga cukup dominan di stadion mereka," kata Jansen. "Itu adalah bahan-bahan yang memberi kami banyak kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan ini – bahwa itu mungkin. Sekarang kita harus mewujudkannya."
NYCFC berjuang untuk lolos ke semifinal konferensi untuk kedua kalinya berturut-turut, di mana Philadelphia Union sudah menunggu.
Editor: Diana 14







