Tangerangsatu Bola – Rodri, gelandang Manchester City yang baru kembali dari cedera panjang, menegaskan dirinya bukanlah Lionel Messi usai timnya takluk 1-2 dari Brighton di Amex Stadium. Kekalahan ini menambah catatan buruk City setelah sebelumnya juga menyerah di tangan Tottenham.
Comeback Rodri memang dinantikan, namun ia mengakui masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa puncak. Cedera ligamen anterior yang dialaminya saat melawan Arsenal September lalu, ditambah cedera otot ringan di Piala Dunia Antarklub, membuatnya absen hampir setahun.

Sempat tampil dominan di babak pertama kontra Brighton, perubahan taktik dari pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, di babak kedua membuat City kewalahan. Gol dari James Milner dan Brajan Gruda membalikkan keadaan, membuat gol Erling Haaland di menit akhir babak pertama menjadi sia-sia.
Rodri mengakui kesalahan mendasar menjadi penyebab kekalahan City. "Kami membuat dua kesalahan besar dan kebobolan dari serangan balik," ujarnya. Ia juga menyoroti kurangnya konsentrasi dan fokus timnya.
Pemain Terbaik Euro 2024 ini menyadari ekspektasi tinggi yang ada padanya. "Saya bukan Messi. Saya tidak bisa kembali lalu langsung membuat tim menang terus-menerus," tegasnya. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dan membutuhkan waktu untuk kembali ke level terbaik.
Kini, Rodri fokus membela timnas Spanyol di kualifikasi Piala Dunia FIFA. Sementara itu, Pep Guardiola berharap sang gelandang bisa mencapai kondisi terbaik usai jeda internasional, mengingat jadwal padat menanti City dengan laga kontra Manchester United, Napoli, dan Arsenal.
Editor: Diana 14

