Beranda Kota Tangerang Reses II DPRD Kota Tangerang, Warga Kecamatan Pinang Usulkan Penambahan SMP Negeri...

Reses II DPRD Kota Tangerang, Warga Kecamatan Pinang Usulkan Penambahan SMP Negeri dan Penyelesaian Masalah Banjir

155
0

Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo menggelar Reses II tahun sidang 2021 – 2022 di wilayah Kecamatan Pinang, Sabtu 26 Februari 2022. (foto: tangerangsatu.co.id/ateng san)

TangerangSatu.co.id, KOTA TANGERANG – Penanganan banjir, pembangunan gedung SMP Negeri, bantuan untuk biaya pendidikan dan pembangunan community center adalah empat usulan yang banyak diajukan warga saat Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menggelar Reses II tahun sidang 2021 – 2022 di RW 02 Kelurahan Kunciran Indah dan RW 05 Kelurahan Kunciran Kecamatan Pinang, Sabtu 26 Februari 2022.

Ada yang terasa beda dalam reses itu, mereka yang hadir tak cuma warga setempat, namun Gatot Wibowo menghadirkan pula Kepala Dinas PUPR Kota Tagerang Decky Priambodo, Camat Pinang Kaonang, Dinas Pendidikan, Dinas Perkim, Bapeda Kota Tangerang dan BNN Kota Tangerang.

“Di sini saya mengundang Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Pendidikan dan Bapeda, Camat Pinang dan lurah. Jadi dari OPD ini bisa mencatat langsung aspirasi masyarakat. Sehingga ada sinergitas antara masyarakat, legislatif dan OPD. Nanti bila pembahasan anggaran, OPD bisa mengingatkan kami,” jelas Gatot Wibowo yang berasal dari Daerah Pemilihan III Kecamatan Pinang dan Kecamatan Cipondoh

Saat ini, di wilayah Kecamatan Pinang hanya terdapat satu, yakni SMP Negeri 23. ‘Di Kecamatan Pinang ini perlu penambahan SMP Negeri. Minimal ditambah satu gedung SMP Negeri lagi,” jelas Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo.

Sementara Camat Pinang Kota Tangerang, Kaonang menyampaikan, persoalan banjir di wilayah Kunciran Indah salah satu solusinya dibangun tandon air. Lokasi untuk tandon itu diusulkan di sebelah kanan kantor Kelurahan Kuciran Indah dekat jembatan Jalan Pinang Kunciran.

Kepala Dinas PUPR merespon usulan di wilayah Kecamatan Pinang dibangun tandon di lahan fasos fasum. Decky mengaku sangat gembira lahan fasos fasum dibuat tandon ketimbang dibuat bangunan gedung.

Di wilayah Kelurahan Kunciran, ada guru honorer PAUD yang mengusulkan agar honor mereka ditambah oleh Pemkot. Usulan ini pun dicatat oleh Dinas Pendidikan dan Bapeda.***

• Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here